Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Presiden Direktur PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. Herman Setya Budi (kiri) didampingi Direktur Helmy Yusman Santoso memberikan penjelasan usai RUPST di Jakarta, Selasa (21/5/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Lihat Foto
Premium

Kokohnya Tower Bersama (TBIG) dari Sentimen Merger Industri Telko

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) mengaku bisnisnya tidak akan terpengaruh oleh aksi merger yang terjadi di industri telekomunikasi nasional. Apa penyebabnya?
Leo Dwi Jatmiko & Asteria Desi K.
Leo Dwi Jatmiko & Asteria Desi K. - Bisnis.com
09 Agustus 2021 | 10:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi merger yang dilakukan beberapa perusahaan di industri telekomunikasi rupanya tak terlalu mempengaruhi bisnis PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG). Utamanya daalam hal penyewaan menara yang dimiliki oleh perseroan.

Sekadar catatan, emiten menara telekomunikasi Grup Saratoga,tersebut sedang mengejar target 7.400 penyewa baru pada 2021.

Direktur Keuangan Tower Bersama Infrastructure Helmy Yusman Santoso mengatakan perseroan kini fokus untuk mengejar target tahun ini, yaitu menambah 7.400 penyewa baru.

"TBIG telah mendapat 4.400 penyewa baru hingga Mei 2021. Sepanjang 6 bulan pertama 2021, TBIG berhasil tumbuh dengan pertumbuhan secara organik dan akuisisi," ujarnya, kepada Bisnis, Jumat (6/8/2021).

Berdasarkan catatan Bisnis, Pada April 2021, TBIG efektif mengakuisisi 3.000 menara milik PT Inti Bangun Sejahtera Tbk. (IBST). Tambahan menara tersebut membuat total menara yang dimiliki TBIG menjadi 32.501 menara

TBIG berhasil membukukan pendapatan senilai Rp1,42 triliun pada kuartal I/2021, naik 12 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top