Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pengunjung berjalan di area pusat perbelanjaan Boxies123 Mall, Tajur, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (22/6/2021). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah - foc.
Lihat Foto
Premium

Lunglai Emiten Restoran Hadapi PPKM Darurat, Kinerja Masih Ada Harapan?

Adanya ketentuan terbaru mengenai operasional restoran dalam PPKM Mikro Darurat di Jawa-Bali, diyakini menambah berat proses pemulihan industri terkait setelah tertekan sepanjang tahun lalu.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com
02 Juli 2021 | 14:38 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten restoran harus kembali menerima sentimen negatif dengan adanya kebijakan PPKM Mikro Darurat. Pemerintah melayangkan kebijakan tersebut mulai 3 Juli, di mana restoran dilarang untuk melayani makan di tempat, seiring dengan melonjaknya kasus harian Covid-19 di Indonesia.

Pemerintah resmi memberlakukan PPKM Darurat pada 3-20 Juli mendatang. Dalam kebijakan terbaru tersebut terdapat sejumlah perubahan terkait dengan ketentuan operasional pusat restoran di Jawa dan Bali. 

"Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum seperti warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mal hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in)," kata Menko Luhut Binsar Pandjaitan, dalam konfersi pers di Jakarta, Kamis (1/7/2021).

Kebijakan tersebut juga disambut negatif oleh sejumlah perusahaan yang terdampak oleh kebijakan baru tersebut. Salah satunya, adalah para pengelola pusat perbelanjaan dan industri terkait lainnya.

Perusahaan restoran menjadi salah satu yang cukup terdampak oleh penutupan sementara pusat perbelanjaan. Mengingat, restoran menjadi salah satu sektor pengisi dan penyewa di hampir tiap pusat perbelanjaan.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Eddy Sutanto mengatakan PPKM Mikro Darurat di Jawa-Bali diyakini tidak akan langsung berpengaruh terhadap penjualan bisnis restoran lewat layanan pesan antar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top