Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
(Kiri ke kanan) Direktur PT Zebra Nusantara Tbk. (ZBRA) Yogi Wibawa, Komisaris Dos Ni Roha (DNR) Gary Tanoesoedibjo, Kuasa Direksi Zebra Nusantara dan Direktur Utama DNR Rudy Tanoesoedibjo, Perwakilan Manajemen Trinity Healthcare (THC) Anton Tombeng, dan Perwakilan Manajemen DNR Paulus Lo dalam Paparan Publik Insidentil Zebra Nusantara di Jakarta, Selasa (13/4/2021). - Istimewa
Lihat Foto
Premium

Sederet Manuver Rudy Tanoe Kawal Zebra Nusantara (ZBRA) di Lantai Bursa

Sengketa antar pemegang saham PT Zebra Nusantara Tbk. rupanya tak mengganggu hasrat Rudy Tanoesoedibjo untuk menjalankan berbagai aksi korporasi di emiten tersebut, termasuk backdoor listing dan rights issue.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com
08 Juni 2021 | 15:26 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Di tengah persiapan rights issue yang bakal digelar pada akhir bulan ini, PT Zebra Nusantara Tbk. mesti ikut terseret sengketa perjanjian jual beli saham antar pemegang sahamnya. Bagaimana dampaknya terhadap rencana aksi korporasi tersebut?

Ketika manajemen PT Trinity Healthcare (THC) menyampaikan bakal mengakuisisi Zebra Nusantara (ZBRA) pada awal Maret 2021, perusahaan tersebut mengaku telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBB) dengan PT Infiniti Wahana (IW) selaku pemegang saham pengendali emiten transportasi itu. Ketika itu, IW menggenggam 77,7 persen saham ZBRA.

THC menyatakan PJBB tersebut diteken pada 26 Februari 2021. Isinya, kedua pihak sepakat melakukan jual beli atas 436,63 juta saham seri B atau 51 persen dari total saham ditempatkan dan disetor penuh dalam ZBRA dengan harga Rp56 per saham.

Dengan demikian, nilai total transaksi tersebut adalah Rp24,45 miliar.

"Sebagai pelaksanaan PJBB, pada 9 Maret 2021, TCH dan IW sudah melakukan penyelesaian pembelian dan pengalihan saham melalui crossing [transaksi tutup sendiri] di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia," papar manajemen THC.

THC—yang dikuasai oleh Bambang Rudy Tanoesoedibjo, kakak Bos MNC Hary Tanoesoedibjo—berniat menggeser bisnis utama ZBRA menjadi perusahaan distribusi dan logistik. Hal ini sejalan dengan bisnis THC yang bergerak di sektor perdagangan umum, termasuk ekspor impor, terutama untuk barang-barang farmasi dan peralatan kesehatan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top