Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Suasana di Bursa Efek Jakarta pada 2007. - Antara / Jefri Aries
Premium

Historia Bisnis : Ambisi Tukar Guling Grup Salim & Emtek

25 Mei 2021 | 10:30 WIB
Sinergi terjadi antara grup bisnis keluarga Salim dan Sariaatmadja untuk bisnis perkebunan serta industri media.

Bisnis.com, JAKARTA — Kolaborasi bisnis antara Grup Salim dan Eddy Kusnadi Sariaatmadja mulai terjalin hangat sejak 14 tahun silam.

Anthoni Salim sampai saat ini masih setia menjadi pemegang saham mesin kekayaan utama Eddy Kusnadi Sariaatmadja, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK). Bos Indofood itu tercatat masih mempertahankan kepemilikan saham di kisaran 9 persen setidaknya sejak 2018.

Kisah dua orang terkaya Indonesia itu bermula pada 2007 ketika Eddy Sariaatmadja yang masih menjadi pemilik emiten perkebunan sawit PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) memiliki rencana pelepasan kepada Grup Salim. Kesepakatan itu bersamaan dengan perjanjian agar Grup Salim melepas saham PT Indosiar Karya Media Tbk. (IDKM).

Rencana aksi korporasi itu terekam dalam pemberitaan Koran Bisnis Indonesia edisi 25 Mei 2007 di artikel berjudul ‘Salim & Sariaatmadja bersinergi’.

Sinergi yang digambarkan yakni upaya anak perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) mengakuisisi mayoritas atau minimal 51 persen saham LSIP.

Setelah melepas London Sumatra (Lonsum), Keluarga Sariaatmadja yang menekuni industri media melalui PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) akan lebih menguatkan lini televisi dengan membeli Indosiar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top