Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Perusahaan migas melakukan ekplorasi di tengah laut. -  Antara / Moch Asim
Premium

Manuver PGAS, APEX, & ELSA Kala Harga Migas Memanas

24 Mei 2021 | 06:17 WIB
PGN, Apexindo, dan Elnusa berekspansi di tengah kenaikan harga minyak dan gas bumi.

Bisnis.com, JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS), PT Apexindo Pratama Duta Tbk. (APEX), serta PT Elnusa Tbk. (ELSA) memacu ekspansi untuk menambah tebal pundi-pundi perseroan seiring dengan meningkatnya harga minyak dan gas (migas).

Berdasarkan data Bloomberg Jumat (21/5/2021), harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik US$1,33 atau 2,04 persen dan ditutup pada US$66,44 per barel. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS dengan kontrak Juli berakhir di US$63,58 per barel, naik US$1,64 atau 2,65 persen. 

Sebelumnya pada 18 Mei 2021, harga minyak Brent sempat menyentuh level US$70,08 per barel atau merupakan harga tertingginya sejak Maret 2021.

Namun di sisi lain, harga gas alam di New York Mercantile Exchange (Nymex) untuk pengiriman Juni terpantau turun US$0,02 atau 0.65 persen ke level US$2,91 per million British thermal unit (MMBtu). 

Harga gas alam berjangka ini sendiri sempat mengalami kenaikan tertinggi sejak Februari 2021, hingga berada di level US$3,11 per MMBtu dengan kontrak yang sama di Nymex pada 18 Mei 2021 lalu.

Momentum kenaikan harga migas tidak disia-siakan oleh sejumlah emiten. Teranyar, Perusahaan Gas Negara melakukan penandatanganan heads of agreement (HOA) dengan Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) Jawa Tengah mengenai penyediaan pasokan dan infrastruktur gas bumi.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top