Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pengunjung membayar belanja makanan dengan uang digital dari Gojek. - Dimas Ardian / Bloomberg
Premium

Merger Gojek-Tokopedia, Jerry Ng & Bos Northstar (ARTO) Berpesta?

18 Mei 2021 | 05:30 WIB
Merger PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan PT Tokopedia diperkirakan akan turut berimbas positif kepada PT Bank Jago Tbk. (ARTO). Berapa target harga sahamnya?

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Jago Tbk. (ARTO) yang tengah naik daun digadang-gadang akan menuai untung lewat ekosistem yang terbangun hasil merger antara PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan PT Tokopedia.

Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan Tokopedia resmi merger dengan membentuk entitas superapp baru bernama GoTo. Pembentukan entitas itu disebut membentuk valuasi lebih dari US$40 miliar.

Kelahiran GoTo memberi angin segar bagi Bank Jago. PT Dompet Karya Anak Bangsa, pengembang layanan keuangan dengan brand Gopay, mengempit 21,40 persen saham ARTO.

Kabarnya masuknya Gojek ke dalam struktur pemegang saham ARTO menjadi salah satu topik panas pada 2020. Sejak Juni 2020, terjadi beberapa kali transaksi saham jumbo di pasar negosiasi yang melibatkan saham perbankan tersebut.

Gojek resmi mengumumkan akuisisi 22 persen saham Bank Jago pada 18 Desember 2020. Berdasarkan catatan Bisnis, kala itu total nilai transaksi saham ARTO di pasar negosiasi mencapai Rp2,25 triliun.

Sejak menggelar initial public offering (IPO) pada Januari 2016, saham Bank Artos tidak pernah melampaui level 200. Tapi, pada 21 Agustus 2020, saham bank dengan modal kurang dari Rp1 triliun itu melonjak ke posisi Rp830 hanya dalam waktu 2 pekan.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top