Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pekerja melakukan inspeksi pengangkutan batu bara di atas ban berjalan. - Bloomberg / Dadang Tri
Premium

Nasib Emiten Luhut, TBS Energi Utama (TOBA) di Tengah Prospek Harga Batu Bara

06 Mei 2021 | 17:54 WIB
Meski PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) sudah menyatakan beralih ke bisnis pembangkit listrik, tetapi batu bara masih menjadi kontributor pendapatan terbesar bagi perusahaan yang terafiliasi dengan Luhut Pandjaitan itu.

Bisnis.com, JAKARTA — Sepanjang 2020, kinerja tersendat bukan hanya dialami oleh emiten-emiten batu bara idola investor publik seperti PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) dan PT Indika Energy Tbk. (INDY). Nyaris semua kompetitor kedua emiten tersebut juga mengalami pukulan awal-awal masa pandemi, tak terkecuali PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA).

Berdasarkan laporan keuangan tahunan yang baru terbit, Senin (3/5/2021), emiten yang sekitar 10 persen sahamnya masih dipegang oleh PT Toba Sejahtra, perusahaan milik Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, tersebut hanya meraup pendapatan US$311,93 juta.

Jika dikonversi menjadi rupiah dengan kurs Rp14.105 per dolar AS sesuai laporan keuangan perseroan, nominal tersebut setara Rp4,68 triliun atau merosot 36,83 persen dari kinerja tahun sebelumnya.

Keuntungan yang dibukukan TOBA juga merosot. Emiten ini mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$24,56 juta atau setara Rp346,47 miliar, turun 7,4 persen dari tahun sebelumnya.

Apabila diperinci lagi, sektor pertambangan yang masih menjadi penopang utama pendapatan perseroan, tertekan cukup dalam. Pendapatan segmen ini melorot 36,53 persen, tepatnya dari US$308,47 juta menjadi US$195,78 juta.

Seperti diketahui, sejak September 2020, TOBA menyampaikan adanya perubahan untuk menjadi perusahaan energi terintegrasi. Meski demikian, porsi sektor pertambangan masih mendominasi meskipun mulai berkurang.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top