Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Pabrik Pan Brothers - Bisnis
Premium

Rentetan Pukulan SRIL dan PBRX, saat Industri Tekstil Merana

06 Mei 2021 | 13:32 WIB
Kondisi yang serba sulit harus dihadapi oleh dua raksasa tekstil nasional yakni PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) atau Sritex dan PT Pan Brother Tbk. (PBRX), setelah dihantam oleh pandemi Covid-19.

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten sektor tekstil dan garmen semakin tertekan, karena dihadapkan likuiditas yang ketat dan beban pinjaman yang tinggi. 

Kondisi tersebut membuat dua emiten tekstil, PT Sri Rejeki Isman Tbk. (SRIL) atau Sritex dan PT Pan Brother Tbk. (PBRX) menjadi sorotan.

Pan Brothers menghadapi kondisi likuiditas keuangan yang ketat lantaran perbankan mengurangi porsi pendanaan saat pandemi terjadi. Bahkan kondisi tersebut berujung dengan demonstrasi karyawan terkait masalah pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

Sekretaris Perusahaan Pan Brothers Iswar Deni mengatakan saat ini kondisi arus kas perusahaan diperketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas. 

Demi menjaga kelangsungan pabrik supaya tetap bekerja penuh tanpa terjadi pengurangan pekerja, perusahaan perlu membagi berbagai arus dana pembayaran ke supplier dan pihak terkait lainnya termasuk salah satunya dengan melakukan pembayaran secara bertahap Tunjangan Hari Raya (THR). 

"Maksimal THR akan dibayar secara bertahap sebanyak 5 (lima) kali. Jika Likuiditas tersedia di mana pihak perbankan mengaktifkan sebagian fasilitas kami, pembayaran THR otomatis akan dipercepat dan terselesaikan di bulan September 2021 paling lambat," jelasnya melalui keterangan resmi yang diterima Bisnis Kamis (6/5/2021).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top