Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Premium

Zona Merah IHSG & Divestasi Saham BPJS Ketenagakerjaan

27 April 2021 | 08:13 WIB
Keputusan BPJS Ketenagakerjaan porsi investasi di saham dan reksa dana dilakukan dalam rangka asset matching liabilities (ALMA) dan disampaikan di hadapan Komisi IX DPR RI akhir Maret 2021 lalu.

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah kicauan di Twitter disampaikan Direktur Avere Investama Teguh Hidayat tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. 

Netizen diminta menyebutkan saham yang layak dibeli dengan bekal dana Rp10 triliun. Jawaban warga Twitter  pun beragam. Akan tetapi, dalam akun yang dengan 12.300 pengikut itu yang memberi respon umumnya memberikan nama-nama saham dalam LQ45 ataupun saham lapis 2 dengan fundamental yang kuat ataupun rajin membagikan dividen. 

Angka ini tentu pengandaian, karena investasi BPJS Ketenagakerjaan per Januari 2021 yang belum diaudit mencapai Rp494,06 triliun. 

Kalau kamu jadi manajer investasi di BPJS ketenagakerjaan, dan harus belanja saham senilai Rp10 T, maka saham apa saja yang bakal kamu beli?

Dana ini 17 persen atau sekitar Rp84 triliun ditempatkan di saham dan 8 persen atau sekitar Rp39,5 triliun ditempatkan di reksadana yang juga menggerakkan pasar saham. Dengan demikian total dana yang ada di pasar modal mencapai Rp123,5 triliun. 

Dengan jumlah ini, investasi BPJS Ketenagakerjaan setara dengan 1,73 persen dari kapitalisasi pasar modal Indonesia yang per 23 April 2021 mencapai Rp7.121,39 triliun. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top