Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawati beraktivitas di dekat logo Dana di Jakarta, Jumat (16/4/2021). - Bisnis/Himawan L Nugraha
Premium

Bukan Grab atau OVO, Siapa Investor Baru Dompet Digital DANA?

21 April 2021 | 15:00 WIB
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) tidak lagi menjadi pengendali di dompet digital DANA, setelah melepas kepemilikan sahamnya. Siapa pembeli saham DANA yang baru?

Bisnis.com, JAKARTA — Kabar yang menyebut jika hadirnya Grab sebagai investor pendatang baru PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK), alias Emtek, berkaitan dengan merger dompet digital DANA dan OVO langsung dibalas bantahan tegas.

Dalam keterbukaan informasi pada awal pekan ini, Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Emtek Titi Maria Rusli menyebut kedatangan Grab tidak ada hubungannya dengan DANA.

“Sejauh ini, berita merger antara DANA dan perusahaan pembayaran digital OVO hanyalah spekulasi dan investasi yang dilakukan H Holdings Inc. [entitas afiliasi Grab] pada perseroan tidak ada hubungannya dengan berita penggabungan kedua perusahaan pembayaran tersebut,” tulisnya seperti disampaikan di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/4/2021).

Rumor soal merger tersebut mulanya didasari fakta berkurangnya kepemilikan PT Kreatif Media Karya (KMK), salah satu entitas anak Emtek, terhadap sebuah perusahaan bernama PT Elang Andalan Nusantara (EAN).

EAN adalah entitas yang menaungi PT Elang Sejahtera Mandiri (ESM), pengendali PT Espay Debit Indonesia Koe yang mengelola DANA. Selain DANA, EAN konon juga masih punya cengkeraman kuat dengan bisnis layanan pembayaran digital Doku.

Saham Emtek, lewat KMK, di EAN mulanya ada 6.867.200 lembar atau sekitar 55 persen. Tapi, mengacu laporan keuangan 2020, jumlahnya telah berkurang jadi 6.114.778 lembar atau setara 49 persen saja. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top