Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi kinerja saham hari ini. - Bisnis.com
Premium

Menimbang Kinerja & PER Saham LQ45

01 Maret 2021 | 07:43 WIB
Sebagian emiten dalam LQ45 yang telah menyampaikan laporan keuangan masih membukukan pertumbuhan kinerja pada 2020 meski diadang pandemi Covid-19.

Bisnis.com, JAKARTA – Musim laporan keuangan menjadi waktu bagi investor untuk mencermati kekuatan fundamental saham-saham blue chips atau indeks LQ45.

Indeks LQ45 merupakan pengelompokan 45 emiten paling likuid dan memiliki fundamental yang kuat. Pengelompokan dalam indeks ini dilakukan langsung oleh Bursa Efek Indonesia.

Analis Phillip Sekuritas Anugerah Zamzami mengatakan saat ini terdapat sejumlah penghuni indeks LQ45 yang memiliki price to earning ratio (PER) cenderung murah. Berdasarkan data tabel Harian Bisnis Indonesia, per akhir Februari 2021 sejumlah emiten blue chips yang memiliki PER di bawah 10 seperti EXCL, GGRM hingga MNCN. Demikian juga dengan nilai buku (PBV) yang berada di bawah satu (lihat table).

Sejumlah kesepakatan di pasar modal menyebutkan saham-saham dengan PER di bawah 10 dinilai murah. PER adalah gambaran rasio harga saham perusahaan terhadap pendapatan per saham. Sedangkan PBV adalah rasio harga dibandingkan ekuitas. Saham dinilai murah jika PBV berada di bawah satu. 

Meski begitu, Zamzami menyebutkan investor perlu melihat lebih dalam kinerja emiten dalam LQ45 karena mayoritas kinerja keuangannya diproyeksi mengalami penurunan. Baik untuk pos laba maupun pendapatan akibat pandemi Covid-19.

“Namun, prospek saham-saham LQ45 masih baik sejalan dengan pergerakan IHSG, dan terbantu oleh ekspektasi pemulihan ekonomi yang dapat ditranslasi ke pemulihan laba emiten pada 2021,” ujar Zamzami kepada Bisnis, Jumat (26/2/2021).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top