Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang Bank Mega di Jakarta, Rabu (11/11/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Premium

Bank Mega (MEGA) Kirimkan Sinyal Positif untuk Salim Group, Ada Dividen Besar?

17 Februari 2021 | 16:55 WIB
Sebuah sinyal positif dikirimkan PT Bank Mega Tbk. (MEGA) kepada pemegang saham terbesar kedua perseroan, yakni Grup Salim pada awal tahun ini.

Bisnis.com, JAKARTA – Pada pengujung tahun lalu, Grup Salim tiba-tiba melakukan manuver bisnis yang cukup menghebohkan di industri perbankan.

Pasalnya, Grup Salim melalui PT Indolife Pensiontama tercatat melakukan belanja saham PT Bank Mega Tbk. (MEGA) melalui lantai bursa sebelum kalender 2020 ditutup.

Masuknya Grup Salim melalui PT Indolife Pensiontama ke bank yang dikuasai oleh Chairul Tanjung tersebut, tercantum dalam laporan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia untuk transaksi 30 Desember 2020 oleh pemegang saham di atas 5 persen. 

Dalam laporan yang dipublikasikan pada 4 Januari 2021 itu, Indolife menggenggam 422.807.744 lembar saham MEGA setelah transaksi.

Dengan masuknya Indolife sebagai pemegang saham MEGA menjadikan Grup Salim menjadi pemegang saham terbesar kedua dalam induk konglomerasi keuangan CT Corp itu. Pasalnya dalam laporan registrasi pada 10 Desember 2020, perusahaan masih melaporkan pemegang saham perseroan terdiri dari PT Mega Corpora (58,01 persen) dan publik (41,98 persen). 

Hadirnya Grup Salim melalui Indolife, maka pemegang saham MEGA menjadi PT Mega Corpora (58,01 persen), Indolife (6,08 persen), sedangkan selebihnya dipegang oleh publik. 

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top