Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Karyawan beraktivitas di salah satu kantor cabang BRI Syariah di Jakarta, Rabu (29/7/2020). - Bisnis/Abdurachman
Premium

Viral dan Laju Tak Terbendung BRIS di Tengah Sentimen Vaksin

13 Januari 2021 | 06:52 WIB
PT BRISyariah Tbk. (BRIS) tiba-tiba menjadi salah satu topik yang paling banyak dibahas di lini masa Twitter pada Selasa (12/1/2021) malam di tengah ramainya isu mengenai vaksinasi. Bahkan, BRIS mampu masuk dalam jajaran trending topic Twitter.

Bisnis.com, JAKARTA – Jagat dunia maya pada Selasa (12/1/2021) malam tiba-tiba diramaikan oleh pembahasan mengenai PT BRISyariah Tbk. (BRIS).

Keriuhan itu terjadi di lini masa Twitter. Hal itu terbukti ketika BRIS menjadi salah satu trending topics dalam beberapa jam, bahkan hingga menjelang pergantian hari. Mayoritas dari pengguna Twitter menyoroti bagaimana laju saham BRIS begitu kencang, sehingga mendatangkan cuan yang berlipat-lipat bagi investor yang mengoleksinya.

Kondisi yang terjadi kepada BRIS ini bukanlah yang pertama kalinya. Pada pekan pertama Januari 2021, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) pun tak luput menjadi trending topics di Twitter. Kala itu, sejumlah cuitan putra Presiden Joko Widodo yakni Kaesang Pangarep yang menyinggung koleksinya atas saham emiten tambang tersebut, menjadi salah satu pemicunya.

Kembali ke BRIS. Laju kencang pergerakan saham emiten anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) tersebut memang benar adanya. Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, dalam sepekan terakhir harga saham perseroan naik 60 persen. Adapun, pada penutupan perdagangan Selasa (12/1/2020), harga saham BRIS parkir di level Rp3.760.

Sementara itu, selama 6 bulan terakhir harga saham BRIS melonjak 1.120,78 persen, sedangkan secara year to date (ytd) harganya meroket 1.075 persen.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top