Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Indika Enery Tbk. Pemegang saham memutuskan membagikan dividen sebesar US30 juta kendati perseran menderita rugi pada 2019 lalu. - Indika
Premium

Semarak Ekspansi Grup Indika Portofolio Lo Kheng Hong, Bagaimana Prospeknya?

18 Desember 2020 | 07:30 WIB
Pada 2025, Grup Indika menargetkan pendapatan usaha dari sektor non batu bara mencapai 50 persen. Hingga kuartal III/2020 perincian pendapatan emiten berkode saham INDY itu mayoritas masih berasal dari sektor batu bara sebesar 76 persen.

Bisnis.com, JAKARTA — PT Indika Energy Tbk. terus melanjutkan ambisinya untuk melebarkan sayap bisnis di luar sektor batu bara. Pada 2025, portofolio hasil diversifikasi usaha itu diharapkan berkontribusi hingga 50 persen terhadap pendapatan perseroan.

Wakil Direktur Utama Indika Energy Azis Armand mengatakan bahwa perseroan tetap berkomitmen untuk bertransformasi menjadi perusahaan yang tidak hanya berfokus pada bisnis batu bara dan sektor terkait, kendati tahun ini dibayangi banyak tantangan bisnis akibat pandemi Covid-19.

“Kami targetkan 50 persen pendapatan perseroan berasal dari kontribusi sektor non-batu bara pada 5 tahun mendatang,” ujar Azis saat paparan publik secara daring, Kamis (17/12/2020).

Adapun, hingga kuartal III/2020 perincian pendapatan emiten berkode saham INDY itu mayoritas masih berasal dari sektor batu bara yaitu sebesar 76 persen, sedangkan sektor non-batu bara baru berkontribusi sekitar 24 persen.

Lebih terperinci, kontribusi sektor non-batu bara itu berasal dari PTRO yang telah mengembangkan bisnis engineering & construction (E&C), serta Tripatra yang mengembangkan bisnis EPC ke sektor downstream, petrokimia, dan pembangkit listrik.

Selain itu, INDY baru saja menyelesaikan proyek penyimpanan BBM di Kalimantan Timur yang eksklusif untuk Exxonmobil dan telah beroperasi pada awal November 2020. Proyek yang ditangani Interport itu diproyeksi dapat menyumbang EBITDA sekitar US$15 juta.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top