Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Logo baru Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terpasang di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7/2020). - ANTARA FOTO/Aprillio Akbar\\r\\n
Premium

Historia Bisnis: NYSE Buka Pintu BUMN Melantai di Wall Street

04 Desember 2020 | 21:11 WIB
New York Stock Exchange (NYSE) membuka peluang bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia untuk melantai di Wall Street, meskipun disertai dengan beragam bentuk persyaratan.

Bisnis.com, JAKARTA – Belum lama ini Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap transformasi lembaganya meningkat. Hal itu terlihat dari kinerja saham sejumlah perusahaan pelat merah yang merekah.

Tak hanya itu, Ustad Yusuf Mansur pun beberapa kali menyebut dan memberikan saran agar para pelaku pasar masuk ke emiten-emiten BUMN. Yusuf Mansur dalam hal ini berupaya menumbuhkan semangat nasionalisme ke pengikutnya melalui pembelian saham perusahaan pelat merah.

Emiten-emiten yang disebut oleh Yusuf Mansur itu antara lain, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau (WIKA), PT GMF Aero Asia Tbk. (GMFI), PT Kimia Farma Tbk. (KAEF), PT PP Properti Tbk. (PPRO), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dan lain sebagainya.

Hal tersebut semakin menunjukkan bahwa euforia pasar terhadap saham-saham BUMN saat ini makin berkembang.

Adapun, euforia terhadap emiten BUMN juga sempat mengemuka pada medio awal 1990-an. Kala itu perusahaan-perusahaan BUMN disebut bisa melakukan listing di bursa Wall Street alias New York Stock Exchange (NYSE).

Seperti diberitakan oleh Koran Bisnis Indonesia edisi 4 Desember 1993, pejabat NYSE mengatakan perusahaan BUMN berpeluang  melantai di NYSE seperti halnya perusahaan-perusahaan global lain. Kabar itu tertuang dalam artikel berjudul “BUMN Bisa Masuk NYSE, Tapi Dengan Syarat Cukup Berat”.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top