Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pengunjung di gerai Matahari Department Store Pasaraya, Jakarta, Kamis (21/9). - JIBI - Felix Jody Kinarwan
Premium

Di Balik Alasan Aksi Korporasi Matahari (LPPF) di Bank Nobu

05 November 2020 | 15:22 WIB
Matahari Department Store melaporkan pembelian bagian saham NOBU maksimum sebanyak 728,00 juta lembar dengan nilai Rp755 per saham. Apa yang mendasari perusahaan ritel modern tersebut melakukan aksi korporasi terbaru ini?

Bisnis.com, JAKARTA – PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) baru saja mengumumkan keputusannya untuk masuk menjadi pemegang saham PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU)

Matahari Department Store melaporkan pembelian bagian saham NOBU maksimum sebanyak 728,00 juta lembar dengan nilai Rp755 per saham. 

Pembelian yang dilakukan LPPF setara dengan 16,4 persen dari nilai modal disetor NOBU. Total nilai transaksi atau keseluruhan pembelian bagian saham tersebut yakni Rp549,64 miliar.

Pembelian akan dilakukan oleh LPPF terhadap kepemilikan PT Inti Anugerah Pratama (IAP) di NOBU. Keduanya telah meneken perjanjian jual beli (PJB) pada Rabu (4/11/2020).

Sebagaimana tercantum dalam PJB, transaksi akan dilakukan dalam tiga tahap. Pertama, pembelian 265 juta lembar saham atau setara Rp302,00 miliar pada Rabu (4/11/2020).

Kedua, pembelian 199 juta lembar saham atau setara Rp196,30 miliar pada  Rabu (11/11/2020). Ketiga, pembelian 198,30 juta lembar saham setara Rp51,34 miliar pada 28 Desember 2020.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top