Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Foto udara pabrik pengolahan nikel milik PT Aneka Tambang Tbk. di Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2020). ANTARA FOTO - Jojon
Premium

Harga Nikel Merekah, Napas Antam (ANTM) Makin Lega?  

21 Oktober 2020 | 08:20 WIB
Dua sentimen positif terlihat menghampiri PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya dari prospek menjanjikan harga komoditas nikel. Seberapa besar efek sentimen itu terhadap saham emiten BUMN tersebut?

Bisnis.com, JAKARTA – Prospek menarik muncul dari komoditas logam, terutama nikel yang diperkirakan bakal terus merekah di sisa tahun. Bagaimana dampaknya terhadap emiten yang bergerak di sektor tersebut di Indonesia?

PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) salah satu produsen nikel di Indonesia, tampak mendapatkan prospek yang menarik dari tren positif yang muncul dari komoditas nikel.

Pasalnya, pemulihan ekonomi di China dan prospek kenaikan permintaan akan menjadi katalis positif yang mengerek naik harga nikel di sisa tahun 2020.

Berdasarkan data dari Bloomberg pada Selasa (20/10/2020), harga nikel terpantau naik 0,2 persen ke US$15.684 per ton pada London Metal Exchange. Sedangkan, secara year to date (ytd), harga nikel telah melesat 11,83 persen.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, harga nikel masih berpeluang menguat di sisa tahun 2020. Hal tersebut didukung oleh pemulihan ekonomi di China yang terus berjalan. Rilis data perekonomian pada Senin kemarin menunjukkan upaya pemerintah China menekan kasus positif virus corona terbukti ampuh.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top