Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Asap mengepul saat seorang wanita mengenakan masker di dekat pembangkit listrik tenaga batu bara di Shanxi, China. Kevin Frayer / Getty Images  -  Bloomberg
Premium

Nasib Batu Bara dan Ambisi China Jadi Negara Bebas Karbon

24 September 2020 | 11:40 WIB
China berambisi menjadi negara bebas karbon pada 2060. Ambisi itu membuat China, konsumen terbesar batu bara di dunia harus mengurangi bauran energi dari bahan bakar fosil dari 85 persen menjadi 25 persen

Bisnis.com, JAKARTA - Ambisi China untuk menjadi negara bebas karbon pada 2060 diyakini akan semakin memperburuk prospek batu bara. Para penambang emas hitam mungkin perlu khawatir karena China adalah konsumen utama batu bara di dunia.

Dalam sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Presiden China Xi Jinping secara mengejutkan mengumumkan rencana China sebagai negara bebas karbon pada 2060.

Meskipun Xi Jinping tidak menjelaskan secara rinci rencana itu, pengumuman Xi menyiratkan bahwa emisi China harus turun tajam untuk mencapai nol bersih dalam waktu kurang dari 30 tahun setelah mencapai puncaknya pada 2030.

Padahal, hingga saat ini China adalah pengguna energi dan penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia. Negeri Panda itu menambang dan membakar setengah dari jumlah batu bara dunia. China juga merupakan pengimpor minyak dan gas alam terbesar di jagad raya.

“Manusia tidak lagi boleh untuk mengabaikan peringatan tentang alam dan menempuh jalan yang tidak terduga dalam mengekstraksi sumber daya tanpa berinvestasi dalam konservasi, mengejar pembangunan dengan mengorbankan perlindungan, dan mengeksploitasi sumber daya tanpa restorasi,” ujar Xi Jinping seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (23/9/2020).

Dengan ambisi sebesar itu, Sanford C. Bernstein & Co memperkirakan setidaknya China harus mengurangi bauran energi dari bahan bakar fosil yang saat ini berkontribusi sekitar 85 persen menjadi hanya sebesar 25 persen, atau bahkan lebih rendah.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top