Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Logo Grup BCA di Menara BCA, Jakarta. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memiliki kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia, yang mayoritas sahamnya dipegang Bos Grup Djarum, keluarga Hartono. - ANTARA/Sigid Kurniawan
Premium

Prospek Saham-Saham Taipan Menghalau 'Topan' Pandemi

16 September 2020 | 13:10 WIB
Kapitalisasi pasar 36 emiten afiliasi orang terkaya Indonesia menciut Rp315,5 triliun sepanjang periode berjalan 2020.

Bisnis.com, JAKARTA — Badai pandemi Covid-19 di Indonesia sejak Maret 2020 turut berimbas kepada pergerakan mayoritas saham perusahaan tercatat tidak terkecuali emiten afiliasi orang terkaya RI. Para taipan harus merelakan kapitalisasi pasar menguap sepanjang periode berjalan 2020.

Majalah Forbes beberapa waktu lalu merilis nama-nama orang terkaya dunia periode 2020. Dari sederet nama taipan dari berbagai belahan dunia, 15 pengusaha asal Indonesia dengan harta miliaran dolar Amerika Serikat (AS) masuk ke dalam daftar tersebut.

Para taipan itu memiliki latar belakang usaha yang beragam. Beberapa di antaranya juga tercatat mengempit kepemilikan baik secara langsung maupun tidak langsung di saham perusahaan terbuka yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, ada sekitar 36 emiten terafiliasi dengan sembilan orang terkaya RI. Total kapitalisasi pasar seluruhnya mencapai Rp1.567,98 triliun pada akhir 2019.

Bukannya bertambah, kapitalisasi pasar 36 emiten afiliasi orang terkaya Indonesia menciut sepanjang periode berjalan 2020. Posisi total senilai Rp1.567,98 triliun pada akhir 2019 menyusut Rp315,50 triliun menjadi Rp1.252,479 triliun per akhir sesi perdagangan Senin (14/9/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top