Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, Jawa Timur.  - paitonenergy.com
Premium

Menakar Tuah Emiten Tambang di Bisnis Setrum

14 September 2020 | 07:22 WIB
Sejumlah emiten berbondong-bondong melakukan ekspansi usaha ke sektor kelistrikan. Meski dinilai tepat, diversifikasi ke bisnis setrum disebut bukan menjadi titik berat rekomendasi saham emiten pertambangan.

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah emiten pertambangan semakin ekspansif di bisnis kelistrikan melalui proyek pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU. Ekspansi ke bisnis setrum dilakukan emiten agar bisa mempertahankan pertumbuhan kinerja di tengah gejolak harga komoditas. 

Belum lama ini, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) memberikan pinjaman kepada anak usahanya, PT Indo Raya Tenaga (PT IRT), senilai US$252,75 juta untuk menggarap PLTU Jawa 9 dan 10 dengan kapasitas 2 x 1.000 MW di Suralaya, Banten.

Nantinya, setelah PLTU mulai beroperasi secara komersial, perseroan mengharapkan PT IRT dapat memiliki pendapatan yang berulang (recurring income) yang diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja keuangan konsolidasian perseroan.

Selain itu, PT United Tractors Tbk. (UNTR) juga tengah menggenjot pengembangan proyek PLTU Jawa 4 di Tanjung Jati untuk unit 5 dan 6 yang akan memiliki kapasitas 2.000 megawatt (MW).

Seiring dengan hal itu, perseroan berharap ada pendapatan baru pada tahun depan dari bisnis energi. Per Juni 2020, progress pembangunan telah mencapai 94 persen dan rencana dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir 2021.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top