Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Kelapa sawit ditumpuk di atas sebuah truk di Penajam, Kalimantan Timur, Rabu (27/11/2019). - Bloomberg/Dimas Ardian
Premium

Pantang Jemawa ala Astra Agro Lestari (AALI)

28 Agustus 2020 | 13:12 WIB
Berbeda dengan kinerja sebagian besar emiten, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) mampu membukukan pertumbuhan pada paruh pertama 2020, berkat tren kenaikan harga CPO. Mampukah hal ini dipertahankan hingga akhir tahun?

Bisnis.com, JAKARTA – Dari sedikit perusahaan yang punya kinerja moncer di tengah pandemi Covid-19, salah satunya adalah PT Astra Agro Lestari Tbk. Pendapatan dan laba bersih perusahaan perkebunan kelapa sawit itu sama-sama menunjukkan pertumbuhan.  

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, pendapatan bersih emiten berkode saham AALI itu tercatat sebesar Rp9,1 triliun pada semester I/2020. Angka ini 6,5 persen ketimbang torehan Rp8,5 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari segi laba bersih, angka Rp391,9 miliar yang ditorehkan AALI melambung hingga 796 persen secara tahunan, dari hanya Rp43,71 miliar pada semester I/2019.

“Kenaikan pendapatan dan laba bersih terutama ditopang oleh harga jual rata-rata CPO,” tutur Presiden Direktur AALI Santosa dalam konferensi pers, Kamis (27/8/2020).

Perseroan mencatat harga rata-rata CPO selama semester I/2020, berkisar Rp8.109 per kilogram (kg). Angka ini naik 25,9 persen dibandingkan harga rata-rata 2019, yang sebesar Rp6.441 per kg.

Meski ditopang kenaikan harga CPO, bukan berarti perusahaan cuma berpangku tangan. Kata Santosa, keberhasilan memanfaatkan momentum kenaikan harga itu juga dipicu reaksi cepat terhadap pandemi Covid-19.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top