Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Emiten Ritel dan Restoran Akui Penjualan Belum Pulih

Masih berlakunya sejumlah pembatasan seperti pengaturan jam buka mal menjadi penyebab belum pulihnya penjualan.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  15:51 WIB
Gerai Matahari Department Store. - Bisnis
Gerai Matahari Department Store. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten ritel dan restoran mayoritas masih menyatakan perlambatan pertumbuhan penjualan kendati masa transisi PSBB akan berakhir pada Kamis (13/8/2020).

Head of Corporate Communication PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA), Fernando Repi menegaskan perseroan masih merasakan perlambatan penjualan kendati pemerintah sudah memberikan relaksasi dan berbagai stimulus untuk mendongkrak daya beli masyarakat. 

“(Tren pemulihan penjualan) masih berjalan lambat,” ungkapnya kepada Bisnis. Kamis (13/8/2020).

Di sisi lain, perseroan juga menggenjot penjualan dari channel distribusi daring melalui kerjasama dengan Grab Indonesia melalui GrabMart dalam peluncuran toko virtual Hypermart, Foodmart, Primo & Hyfresh dalam strategi omni-channel perseroan.

“(Pendapatan daring) tumbuh tapi kontribusinya masih kecil untuk keseluruhan penjualan,” sambungnya.

Di sisi lain, emiten restoran yang mengelola restoran cepat saji KFC Indonesia yakni PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) juga mengakui kalau kinerja penjualan belum pulih seperti sebelum adanya pandemi.

“Untuk saat ini kondisi belum pulih seperti sebelum ada pandemi. Beberapa outlet KFC juga masih ada yang belum buka karena mengikuti operasional mall,” ungkap Public Relations KFC Indonesia Ika Diah Rhanny kepada Bisnis, Kamis (13/8/2020).

Menurutnya, gerai restoran yang sudah dibuka mengikuti protokol Covid-19 sesuai himbauan dari pemerintah. Masing-masing gerai dengan layanan makan di tempat juga sudah mengatur jaga jarak.

Di sisi lain, kendati labanya tergerus pada periode semester pertama tahun ini, pengelola restoran Pizza Hut PT Sarimelati Kencana Tbk. (PZZA) sudah melakukan ekspansi berupa pembukaan beberapa gerai restoran.

Direktur Sarimelati Kencana, Jeo Sasanto mengatakan tren penjualan sudah berangsur normal pada semester kedua ini.

“Tren penjualan berangsur kembali menuju normal seiring dengan telah dibukanya kembali seluruh outlet kita termasuk ada penambahan beberapa outlet baru,” ungkapnya kepada Bisnis, beberapa waktu lalu.

Adapun pada bulan Juni dan Juli lalu, perseroan sudah membuka gerai Pizza Hut baru di lima lokasi yakni; Taman Baru Banyuwangi, Sidanegara Cilacap, Ciputra Mall Cikupa, Pangkalpinang, dan The Park Sawangan Depok.

“Jadi rencana Agustus akan buka tiga outlet, outlet Hasanuddin Bekasi, menyusul Palopo dan Singkawang,” sambungnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penjualan emiten ritel
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top