Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Kru kapal beraktivitas di dalam Kapal Survei Seismik Elsa Regent milik PT Elnusa Tbk. (ELSA) -  Antara / Aprillio Akbar.
Premium

75 Tahun Indonesia: Saham ELSA di Tengah Fluktuasi Harga Minyak Bumi

10 Agustus 2020 | 13:04 WIB
Elnusa merupakan anak usaha PT Pertamina (persero) yang berfungsi menjalankan bisnis penunjang.

Bisnis.com, JAKARTA – Tiga pukulan sekaligus terhadap industri minyak dan gas (migas) membuat bisnis jasa pendukung harus berfokus menjaga biaya.

Tiga pukulan (triple shock ) yang diterima oleh industri migas adalah harga jual di hulu berada  di bawah harga ideal, perubahan pola konsumsi energi terutama minyak dan gas akibat pandemi Covid-19, serta fluktuasi nilai tukar rupiah dan dolar Amerika Serikat yang mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan migas.

Kondisi ini juga yang menjadi tantangan anak usaha Pertamina, PT PT Elnusa Tbk. (ELSA). Untuk itu upaya menjaga arus kas perseroan dan memenangkan kontrak perawatan jangka panjang merupakan harapan bisnis yang menjadi celah agar kinerja terjaga.

Dalam rangka menjaga struktur keuangan ini, Elnusa tengah menawarkan sukuk ijarah untuk digunakan menjaga daya dukung ekspansi perseroan.

Dalam prospektus perseroan, Elnusa akan menerbitkan dan menawarkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2020 dengan sisa imbalan ijarah sebesar Rp700 miliar.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top