Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Emas terus memecahkan rekor baru karena tren penguatan. Namun, mana ya instrumen investasi yang paling menguntungkan: emas, saham atau reksa dana? (Bloomberg - Brent Lewin)
Premium

Mana yang Lebih Cuan: Emas, Saham atau Reksa Dana?

27 Juli 2020 | 19:30 WIB
Bank Indonesia diprediksi masih bakal menurunkan suku bunga acuannya di tahun ini menjadi 3,75 persen. Yuk pilih instrumen yang cocok.

Bisnis.com, JAKARTA— Pasar saham telah menunjukkan penguatan setelah koreksi terparah terjadi pada Maret. Namun, mana ya yang lebih cuan antara emas, saham dan reksa dana?

Dari perdagangan Senin (27/7/2020), pasar saham ditutup menguat tipis, 0,66 persen ke level 5.116,67. Kendati sempat terkoreksi pada masa awal perdagangan, ternyata indeks harga saham gabungan (IHSG) mampu melanjutkan penguatan sepanjang hari.

Sejak dibuka pada level 5.082, IHSG sempat menyentuh titik terendah yakni 5.080. Namun, ternyata mampu terus melaju menyentuh titik tertinggi hingga penutupan.

Setidaknya, saham 190 emiten menguat, saham 207 emiten melemah dan sisanya yakni 191 emiten tak mengalami perubahan. Meskipun ditutup menguat, tercatat asing melakukan aksi jual bersih di seluruh pasar mencapai Rp446,04 miliar.

Penguatan tersebut pun mengurangi koreksi IHSG secara tahun berjalan sehingga koreksinya menyentuh 18,78 persen.

Dari kenaikan IHSG tersebut, harga saham yang naik paling tinggi yakni emiten rumah sakit, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME) yang naik 34,85 persen ke level Rp89 per saham. Kemudian, diikuti oleh PT J Resources Asia Pacific Tbk. (PSAB) yang naik 19,47 persen ke level Rp270 per saham. Terakhir, terdapat PT Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI) yang naik 10,71 persen menjadi Rp248 per saham.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top