Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kanan) bersama Owner Mayapada Grup Dato Sri Tahir (kiri) dan Grup CEO Mayapada Healthcare Jonathan Tahir (tengah) meninjau maket rumah sakit Mayapada. - Antara / Raisan Al Farisi
Premium

Korporasi: Tangan Tahir di Mayapada

14 Juli 2020 | 07:51 WIB
Bank Mayapada (MAYA) menjadi perhatian luas setelah audit OJK disorot kembali oleh Badan Pemeriksa Keuangan.

Bisnis.com, JAKARTA – Langkah pemegang saham pengendali PT Bank Mayapada Internasional Tbk. (MAYA) Dato Sri Tahir melakukan injeksi modal tunai Rp1 triliun dan gedung senilai Rp3,5 triliun pada Mei 2020 lalu belum mengakhiri desakan regulator untuk menambah modal perusahaan.

Tahir kemudian membuka opsi berganti peran dengan Cathay Life Insurance Co Ltd sebagai pengurus utama MAYA. Orang terkaya ke-7 di Indonesia versi Forbes itu -yang lisensinya di Indonesia ia miliki- menyebut dirinya terus berjuang untuk memperkuat Mayapada.

Tahir memulai usahanya dari bisnis dealer otomotif pada 1981—1989. Selain itu, ia juga menjadi Business Advisor di PT BNP Lippo Leasing pada 1981—1986.

Tahir kemudian meperluas usahanya dengan mendirikan Mayatexdian Group dan membawanya ke lantai bursa dengan ticker MYTX. Dalam laman resminya, Mayatexdian kemudian berubah nama menjadi PT Apac Centertex Corporation Tbk. (MYTX). Buku tahunan perusahaan menyebutkan penguasaan Tahir sebagai pengendali berakhir berganti pada 1995.

Tahir yang juga menantu Mochtar Riady, pendiri Grup Lippo, ini pernah memimpin langsung perusahaan tersebut pada rentang 1986—1989.

Bisnis kain ini menjadi cikal bakal Mayapada Group. Tahir melengkapi bisnis kainnya dengan jasa perbankan. Dia mendirikan PT Bank Mayapada International Tbk. dan bank tersebut mulai beroperasi sebagai bank komersial mulai 1990.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top