Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pamor Emas Berkilau, Tabungan Emas Makin Potensial

Produk investasi berbasis logam mulia kerap diburu saat situasi perekonomian dilanda ketidakpastian.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 05 Maret 2020  |  17:24 WIB
Seorang karyawan memegang beberapa butiran emas di Perth Mint Refiner. -  Carla Gottgens / Bloomberg
Seorang karyawan memegang beberapa butiran emas di Perth Mint Refiner. - Carla Gottgens / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Instumen emas dinilai akan menjadi pelarian pada investor di tengah penurunan kinerja pasar saham. Investasi emas yang lebih ringkas menjadi peluang bagi berbagai perusahaan untuk menawarkan produk investasi berbasis logam mulia.

CEO PT Aurum Digital Internusa (Masduit) Bony Faliandri Hudi kinerja pasar saham yang melorot membuat masyarakat memilih produk investasi alternatif, salah satunya emas. Hal itu lanjutnya menjadi peluang bagi perusahaan penyedia layanan tabungan emas non fisik atau digital. 

"Ketika indeks pasar modal jatuh, kami melihat masyarakat mencari alternatif untuk lindung nilai dan investasi jangka panjang, apalagi sekarang dimudahkan untuk mulai menabung atau membeli emas dari pecahan yang kecil," ujar Bony kepada Bisnis, Kamis (5/3/2020).

Baca Juga : Harga Emas Hari Ini

Untuk diketahui, kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kurang mengesankan. Pada perdagangan hari ini, Pergerakan IHSG ditutup di level 5.638,13 dengan koreksi 0,21 persen atau 12 poin dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Bony mengatakan, produk logam mulia bersifat homogen.  Oleh karena itu, setiap perusahaan penyedia jasa tabungan emas akan menyiapkan strateginya masing-masing untuk menggaet nasabah dan mengoptimalkan peluang besar seperti saat ini.

Menurut Bony, Masduit mengandalkan layanan cetak emas fisik mulai dari 0,1 gram dan memungkinkan nasabah untuk mencetak kemasan kepingan logam sesuai keinginan. Hal tersebut menjadi salah satu strategi perseroan untuk menunjukkan keunikan dari penyedia layanan lainnya.

Menurut Bony, edukasi juga menjadi salah satu faktor penting dalam menggaet calon nasabah untuk berinvestasi di emas digital, bukan hanya sebagai salah satu alternatif investasi tetapi juga instrumen yang memberikan lindung nilai.

"Kami perlu membuka wawasan masyarakat bahwa selain konsumsi, saving, dan spekulasi [investasi], proteksi nilai menjadi hal yang wajib untuk dilakukan," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini harga emas antam
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top