Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Premium

Emas Sentuh Level US$1.600, Awas! Sinyal Stagflasi

harga emas pada perdagangan Rabu (19/2/2020), ternyata kembali melampaui level psikologis US$1.600 per troy ounce atau level tertinggi ketiga setelah harga emas pernah menyentuh rekor pada 1 Agustus 2011 di harga US$1.820 per troy ounce dan US$1.770 per troy ounce pada 3 September 2012.
Gajah Kusumo
Gajah Kusumo - Bisnis.com 19 Februari 2020  |  10:21 WIB
Karyawan menunjukan emas batangan di Butik emas Loga Mulia, Jakarta, Kamis (13/2/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menunjukan emas batangan di Butik emas Loga Mulia, Jakarta, Kamis (13/2/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Nouriel Roubini, yang terkenal dengan julukan Dr Doom atau Doktor kiamat sudah mewanti-wanti sejak 2 tahun lalu mengenai ancaman resesi global dan stagflasi pada 2020.

“Paket-paket stimulus global akan segera berakhir, tren inflasi meningkat secara global dan perselisihan perdagangan menciptakan hambatan pada ekonomi secara global,” ungkapnya dalam kajian berjudul  The Makings of a 2020 Recession and Financial Crisis, yang ditulisnya bersama dengan Brunello Rosa pada 13 September 2018 silam.

Resesi, yang ditandai dengan pertumbuhan ekonomi yang  terkontraksi dalam dua kuartal berturut-turut dan disertai dengan peningkatan pengangguran, dipicu oleh stagflasi, yaitu inflasi yang memanas dan ekonomi yang terkontraksi.

Ramalan Roubini bukan prediksi abal-abal karena dia juga lah yang memprediksi terjadinya sebuah krisis keuangan global saat dia berpidato di Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund) pada 7 September 2006. Terbukti 2 tahun kemudian saat Lehman Brothers bangkrut. Kejatuhannya memicu krisis keuangan global.

Anda sedang membaca Premium Konten
Silahkan daftar gratis atau login untuk melanjutkan membaca artikel ini.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top