Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi obat-obatan tablet dan kapsul. - REUTERS/Srdjan Zivulovic
Premium

Program JKN Jadi Katalis Emiten Farmasi

04 Desember 2019 | 17:13 WIB
Kenaikan iuran BPJS Kesehatan diyakini dapat menjadi pendorong kinerja emiten farmasi pada 2020.

Bisnis.com, JAKARTA — Komitmen pemerintah atas program Jaminan Kesehatan Nasional menjadi peluang pertumbuhan kinerja emiten farmasi pada 2020.

Seperti diketahui, iuran BPJS Kesehatan akan dinaikkan di semua segmen peserta pada tahun depan, sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Perinciannya, iuran peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) meningkat menjadi Rp42.000 dari saat ini sebesar Rp23.000. Kenaikan iuran PBI yang berasal dari anggaran pemerintah ini akan berlaku surut pada 1 Agustus 2019.

Iuran Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Kelas 3 akan meningkat menjadi Rp42.000, dari saat ini sebesar Rp25.500. Iuran peserta Kelas 2 akan meningkat menjadi Rp110.000 dari saat ini sebesar Rp51.000, dan iuran peserta Kelas 1 akan naik menjadi Rp160.000 dari saat ini sebesar Rp80.000.

Calon pasien menunggu antrean di RSUD Jati Padang, Jakarta, Senin (7/1/2019)./ANTARA FOTO-Aprillio Akbar

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top