Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Segmen-segmen yang Buat Kinerja ASII Lesu

“[Penurunan] terutama disebabkan oleh penurunan harga minyak kelapa sawit,” ujar Direktur Utama Astra International Prijono Sugiarto.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 30 Juli 2019  |  19:49 WIB
Minyak sawit - Istimewa
Minyak sawit - Istimewa

Binis.com, JAKARTA – Laba bersih  PT Astra International Tbk. (ASII) tercatat turun 5,59 persen sepanjang semester I tahun ini. Penurunan laba ini salah satunya disebabkan kinerja segmen Agribisnis.

Berdasarkan rillis ASII, Selasa (30/7/2019), divisi agribisnis grup, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) yang 79,7persen  sahamnya dimiliki perseroan, melaporkan penurunan laba bersih menjadi Rp44 miliar.  Ada penurunan yang signifikan, yakni 94 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

“[Penurunan] terutama disebabkan oleh penurunan harga minyak kelapa sawit,” ujar Direktur Utama Astra International Prijono Sugiarto.

Dia menyebutkan harga rata-rata minyak kelapa sawit melemah sebesar 18 persen menjadi Rp6.441/kg, dibandingkan dengan semester pertama tahun 2018.

Adapun volume penjualan minyak kelapa sawit dan produk turunannya meningkat sebesar 19 persen menjadi 1,2 juta ton.

Pada semester pertama tahun lalu, laba bersih dari segmen agribisnis bisa mencapai Rp625 miliar. 

Selain agribisnis, segmen lain yang mengalami penurunan kinerja adalah segmen otomotif, teknologi informasi, dan properti.

Laba bersih dari divisi otomotif grup menurun 18 persen dibandingkan tahun lalu, menjadi Rp3,458 triliun.  Sedangkan laba bersih segmen teknologi informasi turun 35 persen, menjadi Rp44 miliar. 

PROPERTI

Sementara itu, segmen properti melaporkan laba bersih sebesar Rp32 miliar atau 33 persen lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama pada 2018.  Hal ini disebabkan berkurangnya pengakuan laba dari pengembangan proyek Anandamaya Residences yang telah selesai pada 2018.

Turunnya empat sektor tersebut mengakibatkan laba bersih grup secara keseluruhan hanya mencapai Rp9,803 triliun.  Periode yang sama tahun lalu, laba bersih perusahaan mencapai Rp10,384 triliun. 

“Kinerja Grup Astra pada semester pertama tahun 2019 dipengaruhi oleh lesunya konsumsi domestik dan tren penurunan harga-harga komoditas,” kata Prijono.

“Prospek hingga akhir tahun ini masih menantang karena kondisi-kondisi tersebut dapat berlanjut,” sambungnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asii astra international
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top