Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga Bebani Perbankan, Wall Street Melemah

Tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) kompak melanjutkan koreksinya pada akhir perdagangan Rabu (12/6/2019), seiring dengan pelemahan saham perbankan di tengah meningkatnya prospek pemangkasan suku bunga AS.
Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga Bebani Perbankan, Wall Street Melemah Renat Sofie Andriani | 13 Juni 2019 06:55 WIB
Spekulasi Pemangkasan Suku Bunga Bebani Perbankan, Wall Street Melemah
Marka jalan di dekat New York Stock Exchange (NYSE) di Manhattan, New York City/REUTERS - Andrew Kelly

Bisnis.com, JAKARTA – Tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) kompak melanjutkan koreksinya pada akhir perdagangan Rabu (12/6/2019), seiring dengan pelemahan saham perbankan di tengah meningkatnya prospek pemangkasan suku bunga AS.

Berdasarkan data Reuters, indeks S&P 500 ditutup turun 0,2 persen atau 5,88 poin di level 2.879,84, indeks Nasdaq Composite melemah 0,38 persen atau 29,85 poin ke level 7.792,72, dan indeks Dow Jones Industrial Average berakhir melandai 0,17 persen atau 43,68 poin di level 26.004,83.

Indeks energi S&P 500 turun 1,4 persen, terbesar di antara 11 sektor S&P, setelah kekhawatiran mengenai permintaan membuat harga minyak mentah AS anjlok 4 persen. Penurunan pada sesi tersebut membuat energi sektor S&P 500 berkinerja terburuk untuk sepanjang tahun ini.

Sementara itu, sebuah laporan dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan harga konsumen AS naik 0,1 persen pada Mei, sejalan dengan ekspektasi para ekonom dalam survei Reuters, yang menunjukkan inflasi moderat. Hal ini serta merta mendukung spekulasi untuk pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS.

Saham perbankan, yang cenderung mendapat manfaat dari suku bunga lebih tinggi, turun 1,4 persen. Sektor keuangan pun turun 1 persen.

Namun, harapan bahwa The Fed akan mengambil tindakan untuk membendung perlambatan ekonomi global karena eskalasi perang perdagangan dengan China telah mendorong rally saham bulan ini. Indeks S&P 500 naik 4,6 persen sepanjang bulan Juni.

Sektor utilitas pada S&P 500, yang terdampak penurunan suku bunga secara positif, mampu membukukan kinerja terbaik di antara sektor-sektor, dengan naik 1,3 persen.

Para pembuat kebijakan The Fed akan menggelar pertemuan pada 18-19 Juni. Pasar telah memperhitungkan setidaknya dua kali penurunan suku bunga sebelum akhir 2019. Fed fund futures menyiratkan sekitar 80 persen peluang pelonggaran suku bunga paling cepat pada Juli.

Meski demikian, para investor mengurangi paparan mereka terhadap saham setelah rally baru-baru ini dan menjelang pertemuan The Fed.

“Pasar tidak ingin terlalu jauh mengambil langkah menjelang pertemuan [The Fed] pekan depan,” terang Michael James, direktur pelaksana perdagangan ekuitas di Wedbush Securities, seperti dikutip dari Reuters.

Pergerakan Bursa Wall Street 12 Juni

Indeks

Level

Perubahan (persen)

Dow Jones

26.004,83

-0,17

S&P 500

2.879,84

-0,2

Nasdaq

7.792,72

-0,38

Sumber: Reuters

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wall street

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top