Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mirae Asset Sekuritas: Pasar SUN Diproyeksi Melemah Terbatas

Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan pergerakan harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder secara umum melemah terbatas pada perdagangan Selasa (29/1/2019).
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 29 Januari 2019  |  10:03 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkirakan pergerakan harga Surat Utang Negara (SUN) di pasar sekunder secara umum melemah terbatas pada perdagangan Selasa (29/1/2019).
 
Analis Fixed Income Mirae Asset Sekuritas Indonesia Dhian Karyantono mengatakan bahwa harga SUN kategori seri benchmark diperkirakan melemah menjelang lelang SUN hari ini. Sementara itu, SUN seri non benchmark diproyeksi bergerak terbatas akibat aksi wait and see investor guna mengantisipasi sentimen dari tiga momen krusial pada pekan ini.
 
Tiga momen tersebut adalah voting terkait rencana B (plan B) Brexit yang digelar pada Selasa (29/1) waktu Inggris, pertemuan AS-China terkait kesepakatan dagang kedua negara pada Rabu (30/1), dan rapat gubernur bank sentral AS (FOMC Meeting) yang pertama pada tahun ini pada Rabu (30/1) waktu AS.
 
Meski demikian, pertemuan AS-China serta FOMC Meeting berpotensi memberikan sentimen positif bagi pergerakan harga SUN. Kemungkinan untuk terjadi kesepakatan antara AS-China dinilai cukup besar di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi kedua negara, sedangkan stance kebijakan moneter dari The Fed pada awal tahun ini diperkirakan masih dovish
 
Sementara itu, terkait voting rencana B (plan B) Brexit, cenderung samar mengikuti dinamika politik Inggris meski sebelumnya Perdana Menteri (PM) Inggris Theresa May mendapat sinyal dukungan dari Partai Unionis Demokrat Irlandia Utara (Democratic Unionist Party/DUP). Selain itu, sampai saat ini, mata uang poundsterling dan euro mengalami tren apresiasi terhadap dolar AS yang menunjukkan ekspektasi pasar terhadap kecil kemungkinan terjadinya hard Brexit.  
 
Ketiga faktor tersebut juga menjadi penyebab terbatasnya pergerakan yield US Tresury dan indeks dolar AS semalam. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun turun tipis ke level 2,75% dari sebelumnya 2,76%, sedangkan indeks dolar AS turun ke kisaran 95,75 poin dari sebelumnya 95,79 poin.

Selain itu, juga didukung oleh anjloknya bursa AS pada perdagangan semalam.  
 
Untuk trading jangka pendek, jelang voting Plan B Brexit, investor direkomendasikan untuk wait and see, terutama untuk SUN seri benchmark di pasar sekunder hari ini untuk kembali masuk ke pasar sekunder pasca voting Plan B Brexit (rabu pagi/esok hari). 
 
"Selain itu, bagi investor yang tertarik untuk mengikuti lelang seri benchmark hari ini, maka pilihan yang paling realistis adalah tenor pendek seperti FR0077," papar Dhian dalam riset harian, Selasa (29/1).
 
Untuk trading jangka panjang, jika investor tertarik untuk melakukan investasi jangka panjang, didasarkan pada proyeksi turunnya yield SUN utamanya di semester II/2019, maka seri SUN non benchmark yang masih menawarkan imbal hasil yang menarik adalah FR0059, FR0074, dan FR0065.
 
Berikut proyeksi rentang pergerakan harga dan imbal hasil seri-seri SUN yang likuid, hari ini:
 
FR0063 (15 Mei 2023): 91,80 (7,91%) - 92.10 (7,82%)
FR0077 (15 Mei 2024): 100,45 (8,01%) - 100,65 (7,97%)
FR0064 (15 Mei 2028): 86,30 (8,26%) - 86,80 (8,18%)
FR0078 (15 Mei 2029): 100,70 (8,15%) - 101,10 (8,09%)
FR0065 (15 Mei 2033): 84,50 (8,52%) - 85,00 (8,45%)
FR0068 (15 Maret 2034): 98,50 (8,55%) - 99,00 (8,49%)
FR0075 (15 Mei 2038): 90,50 (8,51%) - 91,00 (8,45%)
FR0079 (15 April 2039): 98,50 (8,53%) - 98,80 (8,50%)
 
Adapun rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif di kisaran Rp14.048-Rp14.118.
 
Berikut review perdagangan Senin (28/1):
-PRICE OF INDONESIA GOVERNMENT BONDS-
FR0077: -3,50       bps to 100,69 (7,96%)
FR0078: -8,40       bps to 101,10 (8,09%)
FR0068: -7,90       bps to 99,15 (8,47%)
FR0079: -9,50       bps to 98,85  (8,49%)
 
-YIELD OF GLOBAL BONDS-
UST 2yr:    -0,016   point to 2,59%
UST 5yr:    -0,019    point to 2,58%
UST 10yr:  -0,013    point to 2,75%
UST 30yr:  0,000    point to 3,07%
German Bund 10yr: +0,012 point to 0,20%
UK Gilt 10yr: -0,04 point to 1,26%
 
-CDS OF INDONESIA BONDS-
CDS 2yr:   +0,21%     to  48,81
CDS 5yr:   +0,45%   to 119,46
CDS10yr:  +2,16%    to  193,43
 
-CRUDE OIL PRICES -
WTI:   -3,27%      to $51,99 per barrel 
BRENT: -2,85%   to $59,93 per barrel


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat utang negara
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top