Merdeka Copper Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi

Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Merdeka Copper Gold Tbk. menyetujui perombakan jajaran komisaris dan direksi untuk memperkuat bisnis perseroan.
Novita Sari Simamora | 22 September 2018 15:08 WIB
Merdeka Copper Gold - saratoga/investama.com

Bisnis.com, JAKARTA--Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Merdeka Copper Gold Tbk. menyetujui perombakan jajaran komisaris dan direksi untuk memperkuat bisnis perseroan.

Sekretaris Perusahaan Merdeka Copper Gold Adi Adriansyah Sjoekri mengatakan, perubahan susunan pengurus perseroan bertujuan untuk memperkuat kinerja dan mempercepat akselerasi bisnis yang terus dilakukan perseroan. Sebagai perusahaan tambang, katanya, perseroan akan menghadapi tantangan yang semakin dinamis di tengah perubahan ekonomi global.

Berikut jajaran komisaris dan direksi terbaru berdasarkan keputusan RUPSLB, Jumat (21/9/2018):
Presiden Komisaris : Edwin Soeryadjaya
Komisaris : Garibaldi Thohir
Komisaris Independen : Mahendra Siregar
Komisaris Independen : Dhohir Farizi
Komisaris : Heru Sunaryadi
Komisaris : Sakti Wahyu Trenggono

Presiden Direktur : Tri Boewono
Wakil Presiden Direktur : Richard Bruce Ness
Direktur : Gavin Arnold Caudle
Direktur : Hardi Wijaya Liong
Direktur : Michael Soeryadjaya
Direktur : David T. Fowler
Direktur : Colin Francis Moorhead
Direktur Independen : Chrisanthus Supriyo

Sebelumnya, Adi bertugas sebagai predisen direktur merangkap sekretaris perusahaan. Usai RUPSLB, maka Adi hanya bertugas sebagai sekretaris perusahaan.

RUPSLB juga menyetujui rencana Merdeka Copper Gold untuk menjadikan jaminan utang yang merupakan lebih dari 50% jumlah aset bersih Perseroan dalam satu tahun buku, baik dalam satu transaksi atau beberapa transaksi yang berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu sama lain, untuk memperkuat permodalan guna membiayai ekspansi bisnis, pembayaran kewajiban, dan memenuhi kebutuhan umum atau operasional perseroan dan atau anak usaha perseroan.

“Sebagai perusahaan tambang, kami terus berusaha mengoptimalkan setiap peluang untuk meningkatkan value perusahaan dalam jangka panjang. Besarnya kepercayaan dan dukungan investor menjadi salah satu kekuatan perseroan untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan mineral tambang terdepan di Indonesia," ungkap Adi.

Menurutnya, dengan didapatnya persetujuan pemegang saham atas penjaminan aset perseroan guna pembiayaan ini maka perseroan dapat membiayai pengembangan bisnisnya pada setiap anak usahanya dengan optimal.

Perseroan telah melakukan right issue atau Penawaran Umum Terbatas (PUT) I atau right issue dengan menerbitkan 594,93 juta saham baru pada harga Rp2.250 setiap saham. Melalui PUT I tersebut, Perseroan meraih pendanaan sekitar Rp1,33 triliun. Setelah PUT I jumlah saham Perseroan adalah 4,16 miliar saham. Dana hasil right issue ini sebagian digunakan untuk membayar kewajiban dan sisanya akan dioptimalkan untuk memperkuat modal kerja anak-anak usaha.

Tag : merdeka copper
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top