Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Prodia Incar Pertumbuhan Dua Digit

Emiten sektor kesehatan, PT Prodia Widyahusada Tbk. mengincar pertumbuhan hingga dua digit pada tahun ini.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 17 Juni 2018  |  19:02 WIB
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk, Dewi Muliaty (kiri), didampingi Komisaris Utama Andi Wijaya (kedua kiri) meninjau pusat layanan kesehatan geriatri, khusus pelanggan usia lanjut, di Pondok Indah, Jakarta, Selasa (12/12). - JIBI/Abdullah Azzam
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada Tbk, Dewi Muliaty (kiri), didampingi Komisaris Utama Andi Wijaya (kedua kiri) meninjau pusat layanan kesehatan geriatri, khusus pelanggan usia lanjut, di Pondok Indah, Jakarta, Selasa (12/12). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA--Emiten sektor kesehatan, PT Prodia Widyahusada Tbk. mengincar pertumbuhan hingga dua digit pada tahun ini.

Dewi Muliaty, Direktur Utama Prodia Widyahusada menuturkan, cara yang dilakukan untuk menaikkan pendapatan yakni membuka cabang, memperbanyak jenis tes kesehatan. Pada tahun ini, Prodia menargetkan pembukaan cabang sekitar hingga 7 cabang dan menambah 10 jenis tes tiap tahun.

"Jumlah tes kami ada sekitar 500-700 jenis tes. Setiap tahun tambah 10 jenis tes. Kami akan menaikkan pendapatan dengan pembukaan cabang dan inovasi tes," ungkapnya baru-baru ini.

Pada akhir 2017, emiten bersandi saham PRDA telah meningkatkan pendapatan bersih sebesar 7,9% menjadi Rp1,46 triliun. Adapun EBITDA perseroan juga meningkat sebesar 14,3% dari Rp209,07 miliar pada 2016 menjadi Rp239,05 miliar pada tahun lalu.

Dewi mengungkapkan, jumlah tes pada kuartal I/2018 telah naik 6% dari target awalnya hanya 4%-5%. Untuk meningkatkan pendapatan, perseroan juga bekerja sama dengan Halodoc.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prodia
Editor : Maria Yuliana Benyamin
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top