Lelang SUN: Minat Investor Cenderung Terbatas

MNC Sekuritas memperkirakan penawaran investor dalam lelang surat utang negara atau SUN pada hari ini, Selasa (24/4/2018) akan cenderung terbatas di kisaran Rp25 triliun hingga Rp35 triliun.
Emanuel B. Caesario | 24 April 2018 09:14 WIB
Obligasi Ritel Indonesia - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA--MNC Sekuritas memperkirakan penawaran investor dalam lelang surat utang negara atau SUN pada hari ini, Selasa (24/4/2018) akan cenderung terbatas di kisaran Rp25 triliun hingga Rp35 triliun.

Hari ini, pemerintah akan kembali menggelar lelang rutin SUN dengan target Rp17 triliun dan seri-seri yang akan dilelang yakni:

- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03180725 (Diskonto; 25 Juli 2018);
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12190131 (Diskonto; 31 Januari 2019);
- Obligasi Negara seri FR0063 (5,62500%; 15 Mei 2023);
- Obligasi Negara seri FR0064 (6,12500%; 15 Mei 2028);dan
- Obligasi Negara seri FR0075 (7,50000%; 15 Mei 2038).

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp25—35 triliun dengan jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara serta pada Obligasi Negara seri FR0064," kata I Made Adi Saputra, fixed income analyst MNC Sekuritas, dalam riset harian Selasa (24/4/2018).

Adapun, berdasarkan kondisi pergerakan harga SUN menjelang pelaksanaan lelang, MNC Sekuritas memperkirakan tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan adalah sebagai berikut :

- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03180725 berkisar antara 4,43 - 5,53;
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12190131 berkisar antara 5,03 - 5,12;
- Obligasi Negara seri FR0063 berkisar antara 6,25 - 6,34;
- Obligasi Negara seri FR0064 berkisar antara 6,84 - 6,93;dan
- Obligasi Negara seri FR0075 berkisar antara 7,43 - 7,53.

Di tahun 2018, target penerbitan kotor (gross issuance) Surat Berharga Negara senilai Rp846,4 triliun dimana pada kuartal I 2018 pemerintah telah menerbitkan Surat Berharga Negara melalui lelang senilai Rp210,97 triliun, dari 7 kali lelang Surat Utang Negara dan 6 kali lelang Sukuk Negara.

Adapun, penerbitan Surat Utang Negara melalui lelang pada kuartal I sebesar Rp156,80 triliun dari total penawaran yang masuk senilai Rp374,89 triliun.

Sementara itu pada kuartal II 2018, pemerintah mentargetkan penerbitan Surat Berharga Negara melalui lelang senilai Rp151,27 triliun dari 5 kali lelang Surat Utang Negara dan 6 kali lelang Surat Berharga Syariah Negara.

Pada lelang sebelumnya, pemerintah meraup dana senilai Rp21,85 triliun dari total penawaran yang masuk senilai Rp37,72 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sun

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top