Kresna Sekuritas Siapkan IPO 2 Perusahaan Startup

PT Kresna Sekuritas sedang mempersiapkan dua perusahaan rintisan digital atau startup untuk melakukan initial public offering/ IPO di Bursa Efek Indonesia.
Kresna Sekuritas Siapkan IPO 2 Perusahaan Startup Emanuel B. Caesario | 28 Februari 2018 16:44 WIB
Kresna Sekuritas Siapkan IPO 2 Perusahaan Startup
Direktur Utama PT Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto (dari kiri), berbincang dengan Direktur PT M Cash Integrasi Tbk Jahja Suryandy dan Direktur Utama Martin Suharlie disela-sela masa penawaran umum perdana saham PT M Cash Integrasi Tbk, di Jakarta, Kamis (26/10). - JIBI/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Kresna Sekuritas sedang mempersiapkan dua perusahaan rintisan digital atau startup untuk melakukan initial public offering/ IPO di Bursa Efek Indonesia.

Octavianus Budiyanto, Direktur Kresna Sekuritas, mengatakan bahwa kedua startup tersebut ditargetkan sudah listing di BEI antara Juli atau Agustus tahun ini. Keduanya menggunakan buku laporan keuangan per Januari 2017 atau Februari 2018.

Octavianus mengatakan, satu startup akan melepas sekitar 20%-25% saham baru dalam aksi IPO ini dengan target dana sekitar Rp200 miliar, sementara satu startup lainnya sedang difinalisasi besaran persentase pelepasan dan target dananya.

“Sektor usahanya kurang lebih sama dengan yang dijalankan oleh MCAS,” katanya, Rabu (28/2/2018).

MCAS merupakan kode saham untuk startup PT M Cash Integrasi Tbk. yang juga ditangani oleh Kresna Sekuritas untuk IPO tahun lalu.

Pada saat bookbuilding, permintaan investor atas saham MCAS oversubscribed hingga 10,67 kali atau lebih dari Rp3 triliun dari target dana Rp300 miliar.

Suksesnya IPO MCAS sebagai startup pertama yang ditangani Kresna Sekuritas untuk listing di BEI membuat Kresna optimistis atas kesuksesan dua startup tersebut. Dua startup ini merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan Kresna Sekuritas.

Octavianus mengatakan, saat ini tren dunia mengalami perubahan yang mana saham-saham berkapitalisasi pasar terbesar di sejumlah bursa utama dunia berasal dari perusahaan sektor teknologi.

Bukan tidak mungkin suatu saat perusahaan-perusahaan startup teknologi ini pun akan menjadi perusahaan-perusahaan besar yang menguasai kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ipo

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top