Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rencana Emisi Obligasi PT KAI Rp2 Triliun Disetujui Pemegang Saham

Rencana emisi obligasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapat restu dari pemegang saham.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 10 Januari 2018  |  16:53 WIB
Ilustrasi : Penumpang menunggu kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (29/11/2017). - ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ilustrasi : Penumpang menunggu kereta api di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (29/11/2017). - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Bisnis.com,JAKARTA — Rencana emisi obligasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapat restu dari pemegang saham.

Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro menyatakan telah mendapat restu dari pemegang saham. Hal tersebut disampaikan usai rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan di Kementerian Badan Usaha Milik Negera (BUMN), Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Edi mengungkapkan obligasi yang bakal diterbitkan perusahaan sebesar Rp2 triliun. Pihaknya memasang target emisi dapat dilakukan pada semester I/2018.

“Sudah disetujui dan maksimum yang diterbitkan jumlahnya Rp2 triliun dan bakal dikeluarkan secepatnya,” ujarnya saat ditemui sesuai RUPS.

Dia mengatakan pengunanaan utama dana yang dihimpun untuk keperluan peremejaan kereta. Menurutnya, peremejaan akan dilakukan terhadap 886 kereta.

Edi menambahkan berdasarkan laporan keuangan yang belum diaudit, perusahaan membukukan laba bersih Rp1,4 triliun pada 2017. Jumlah tersebut meningkat dari pencapaian 2016 senilai Rp1 triliun.

“Untuk 2018 target 1,7 triliun, ini besar karena perusahaan public services yang keuntungannya harus dikembalikan ke pelayanan,” paparnya.

KAI sebelumnya memaparkan kinerja perusahaan pada 2017 mengalami pertumbuhan 20%. Salah satu faktor pendorongnya yakni peningkatan jumlah penumpang kereta api tahun lalu.

Perseroan mencatat jumlah penumpang pada 2017 mencapai 389 juta atau tumbuh dibandingkan dengan 2016 sebesar 352 juta. Jumlah tersebut melebihi target perseroan yang dipasang tahun lalu sebesar 373 juta.

Seperti diketahui, pada November 2017, perusahaan mengemisi Obligasi I PT KAI yang dibagi kedalam dua seri. Seri A dengan tenor 5 tahun memiliki tingkat bunga 7,75% dan Seri B bertenor 7 tahun dengan tingkat bunga 8,25%.

KAI menargetkan dana Rp2 triliun dari emisi obligasi tersebut. Sebanyak 55% dana yang dihimpun bakal digunakan untuk penyelesaian proyek infrastruktur kereta Bandar Udara (Bandara) Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kereta api indonesia
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top