Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2018, Merdeka Copper Gold (MDKA) Bidik Produksi Emas Naik 20%

PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) menargetkan kenaikan produksi emas sebesar 20,83% menjadi 145.000 ounce pada tahun depan dari target tahun ini sebanyak 120.000 ounce.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 06 Desember 2017  |  17:05 WIB
2018, Merdeka Copper Gold (MDKA) Bidik Produksi Emas Naik 20%
Merdeka Copper Gold - saratoga/investama.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) menargetkan kenaikan produksi emas sebesar 20,83% menjadi 145.000 ounce pada tahun depan dari target tahun ini sebanyak 120.000 ounce.

Chief Executive Officer Merdeka Copper Gold Colin Moorhead mengungkapkan pedoman produksi emas pada tahun depan meningkat menjadi 135.000 ounce hingga 145.000 ounce.

Sementara, pedoman untuk biaya keseluruhan operasional yang berkesinambungan (all-in sustaining cost/AISC) setahun penuh untuk 2018 berkurang menjadi US$425 per ounce hingga US$475 per ounce.

Menurutnya, penaikan target produksi emas tersebut disebabkan performa operasi yang kuat dan rekonsiliasi nilai emas positif terus dilakukan.

Perseroan menargetkan produksi emas pada tahun ini dari tambang emas Tujuh Bukit diperkirakan akan melebihi pedoman sebelumnya yaitu 110.000 ounce hingga 120.000 ounce.

“Oleh karena itu, pedoman ditingkatkan menjadi antara 135.000 ounce dan 145.000 ounce emas,” katanya dalam keterangan resminya, Rabu (6/12/2017).

Dalam laporan kinerja operasi kuartal III/2017 menyebutkan perseroan telah memproduksi emas sebanyak 53.230 ounce dan perak sebanyak 15.683 ounce. Sementara itu, produksi emas perseroan sepanjang kuartal II/2017 mencapai 25.063 ounce dan produksi perak sebanyak 6.420 ounce.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emiten tambang merdeka copper
Editor : Ana Noviani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top