Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BURSA ASIA 1 FEBRUARI: Indeks MSCI Naik 1%, Pasar Respons Stimulus BoJ

Saham Asia menguat dengan indeks patokan regional yang menuju kemajuan di hari keempat, karena saham di Tokyo memperpanjang reli dari Jumat setelah Bank of Japan meningkatkan stimulus moneter.
Bursa Asia menguat/.
Bursa Asia menguat/.

Bisnis.com, JAKARTA— Saham Asia menguat dengan indeks patokan regional yang menuju kemajuan di hari keempat, karena saham di Tokyo memperpanjang reli dari Jumat setelah Bank of Japan meningkatkan stimulus moneter.

Sesuai data Bloomberg, MSCI Asia Pacific Index naik 1% menjadi 122,59 pukul 16.03 waktu Hong Kong. Kemajuan tersebut memperpanjang kemenangan beruntun terpanjang tahun ini karena optimisme tumbuh terkait adanya bank-bank sentral di seluruh dunia yang akan mendukung keuangan pasar.

Selain itu, saham China memperpanjang aksi jual bulanan tertajam sejak krisis keuangan global setelah pengukur manufaktur meleset dari perkiraan.

Hampir seluruh saham Asia mengalami penguatan seperti Indeks Topix Jepang selesai dengan naik 2,14% dan Nikkei 225 juga naik 1,98%. Begitu juga Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,67% dan S&P/ASX 200 ditutup menguat 0,76%.

Namun, Indeks Hang Seng Hong Kong mengalami penurunan di penutupan perdagangan hingga 0,45% menuju level 19.595,50. Begitu juga dengan Shenzhen Composite dan Shanghai Composite Index yang masih mencatatkan penurunan masing-masing 1,04% dan 1,78%.

Kepala Ekonom Suncorp Wealth Management di Sydney, Steven Perah mengatakan tindakan BOJ pada hari Jumat membantu dan ini adalah situasi di mana Anda mendapatkan bantuan jangka pendek ketika bank sentral membuat pengumuman yang mendukung atau memudahkan kebijakan.

"Saya tidak yakin tindakan bank sentral adalah obat mujarab, tetapi mereka membantu dalam hubungannya dengan sentimen investor. Ketidakpastian ini jelas sangat tinggi dan ada kemungkinan bahwa beberapa pasar telah melampaui pada sisi negatifnya. Ada kemungkinan bahwa penghindaran risiko dan volatilitas berkurang karena kita maju," ungkapnya seperti yang dikutip dari Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Atiqa Hanum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper