BNI Siap Rilis Samurai Bond Setara Rp12 Triliun

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., tengah menjajaki penerbitan obligasi berdenominasi mata uang yen atau samurai bond pada 2016 mendatang untuk refinancing obligasi yang akan jatuh tempo pada 2017.
Rivki Maulana | 02 Februari 2015 17:04 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., tengah menjajaki penerbitan obligasi berdenominasi mata uang yen atau samurai bond pada 2016 mendatang untuk refinancing obligasi yang akan jatuh tempo pada 2017.

Suwoko Singoastro, Direktur Treasury & Financial Institution BNI, mengatakan nilai obligasi yang akan diterbitkan berkisar setara US$500 juta - US$1 miliar. Apabila menggunakan kurs Rp12.000 per dolar AS, jumlahnya mencapai Rp12 triliun.

"Pada 2017 ada [obligasi] jatuh tempo sehingga tahun depan kita mau issues [terbitkan], di pikiran saya issues samurai bond minimal [setara] US$500 juta, tapi saya pengen sampai US$1 billion," jelasnya kepada Bisnis.com, Senin (2/2/2015).

Dia menjelaskan, jumlah tersebut bisa terserap karena BNI memiliki mitra yang cukup banyak di Jepang. Hingga saat ini BNI telah menjalin kerja sama dengan 54 bank regional Jepang di mana setiap bank diasumsikan bisa menyerap US$20 juta. "[Denominasi] Yen semua tapi kita langsung swap dengan dollar, buat bank Jepang berarti 2 miliar yen itu kecil banget," terangnya.

Sebagaimana diketahui, BNI memiliki unit Japan desk yang menjadi penghubung antara bank regional Jepang dengan nasabah-nasabah korporasi mereka yang beroperasi di Indonesia.

Tag : bni
Editor : Hendri Tri Widi Asworo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top