Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Logam Industri: Harga Menguat di Tengah Spekulasi Suku Bunga The Fed

Harga logam industri menguat yang diindikasikan oleh spekulasi pasar bahwa Federal Reserve berpotensi menunda lagi rencana kenaikan suku bunganya.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 28 Januari 2015  |  18:48 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, HONG KONG – Harga logam industri menguat yang diindikasikan oleh spekulasi pasar bahwa Federal Reserve berpotensi menunda lagi rencana kenaikan suku bunganya karena ekonomi global yang masih tidak menentu.

Will Yun, analis komoditas Hyundai Futures Corp., mengatakan pasar berspekulasi Amerika Serikat (AS) tidak memberikan tanda-tanda untuk menaikkan suku bunga dalam jangka dekat.

“Lagipula saat ini bukan momentum yang pas untuk menaikkan suku bunga karena dolar AS sudah terlalu kuat akibat pelonggaran stimulus moneter Europe Central Bank (ECB) dan pemilu Yunani,” ujarnya seperti dilansir Bloomberg, Rabu (28/1/2015).

Pada perdagangan kemarin, sampai pukul 15:00 WIB, harga tembaga berjangka di New York Commodity Exchange (COMEX) naik 0,85% menjadi US$2,48 per pon, sedangkan tembaga pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange (LME) naik 1,2% menjadi US$5.485 per metrik ton.

Sementara itu, harga nikel naik 0,2% menjadi US$14.825 per metrik ton dan harga seng naik 1,3% menjadi US$2.133 per metrik ton.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

komoditas

Sumber : bloomberg

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top