Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pefindo Tetapkan Peringkat idAA+ untuk Pupuk Sriwidjaja

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idAA+ untuk PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dengan prospek stabil.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 25 Februari 2014  |  10:26 WIB
Pupuk Sriwidjaja merupakan salah satu produsen urea terbesar di Indonesia dengan fasilitas produksi yang berlokasi di Palembang, Sumatra Selatan.  - bisnis.com
Pupuk Sriwidjaja merupakan salah satu produsen urea terbesar di Indonesia dengan fasilitas produksi yang berlokasi di Palembang, Sumatra Selatan. - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idAA+ untuk PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dengan prospek stabil.

Analis Pefindo Mega Nugroho dan Niken Indriarsih mengatakan peringkat tersebut berlaku 5 Februari 2014 hingga 1 Februari 2015.

Menurutnya, peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dari pemerintah mengingat pentingnya industri pupuk secara strategis bagi negara, posisi pasar perusahaan yang kuat di industri pupuk domestik, dan posisi likuiditas perusahaan yang kuat.

“Namun, peringkat dibatasi oleh tingkat struktur permodalan perusahaan yang moderat dan rasio konsumsi gas yang relatif tinggi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (25/2/2014).

Pupuk Sriwidjaja merupakan salah satu produsen urea terbesar di Indonesia dengan fasilitas produksi yang berlokasi di Palembang, Sumatra Selatan.

Fasilitas produksi anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) itu terdiri dari empat pabrik urea dengan kapasitas tahunan sebesar 2,3 juta ton dan empat pabrik amonia dengan kapasitas tahunan sebesar 1,3 juta ton.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pefindo pupuk sriwidjaja
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top