Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Target Penjualan Intel Meleset, Saham Emerging Market Jatuh

Bisnis.com, JAKARTA - Saham emerging market jatuh untuk pertama kalinya dalam 8 hari, setelah target penjualan Intel Corp (INTC) meleset dari sejumlah perkiraan dan IMF menyatakan pertumbuhan ekonomi China sesuai perkiraan.
Fatkhul-nonaktif
Fatkhul-nonaktif - Bisnis.com 18 Juli 2013  |  14:54 WIB
Target Penjualan Intel Meleset, Saham Emerging Market Jatuh
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Saham emerging market jatuh untuk pertama kalinya dalam 8 hari, setelah target penjualan Intel Corp (INTC) meleset dari sejumlah perkiraan dan IMF menyatakan pertumbuhan ekonomi China sesuai perkiraan.

Saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Company Ltd. turun 3,2% di Taipei, menekan acuan di sektor teknologi untuk 1 minggu.

Innolux Corp dan AU Optronics (2409) Corp masing-masing tenggelam lebih dari 4% di Taipei, setelah Commercial Times mengatakan pembuat panel tersebut akan memangkas output.

Cina Shanshui Cement Group Ltd merosot paling parah dalam 1 tahun di Hong Kong setelah mengatakan laba semester pertama turun.

Adapun rupiah Indonesia melemah untuk hari ke-10 terhadap dolar AS, yang merupakan periode terpanjang beruntun sejak Januari 2004.

MSCI Emerging Markets Index kehilangan 0,2% menjadi 957,36 pada 14.13 di Hong Kong, yang merupakan gertakan atas kemenangan beruntun terpanjang sejak Januari.

Intel kemarin mengatakan pendapatan pada kuartal ketiga akan mencapaui US$13,5 miliar. Rata-rata analis memprediksikan penjualan US$ 13,7 miliar, data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

"Penurunan risiko" untuk estimasi pertumbuhan 7,75% IMF telah meningkat, setelah indeks manufaktur melemah pada Juni, demikian IMF yang berbasis di Washington, kemarin.

"Kami berada pada musim pendapatan, dan pasar akan bereaksi terhadap setiap berita pada keuntungan, penjualan dan prakiraan," kata Gopal Agrawal, chief investment officer Mirae Asset Global Investments (India) Pvt., di Mumbai, Kamis (18/7/2013).

Perkiraan penjualan Intel akan menekan saham teknologi Asia. IMF melihat bahwa pertumbuhan China yang berisiko juga membawa sentimen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham indeks intel corp intc

Sumber : Bloomberg

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top