Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

SUSPEN SAHAM: SMMT Tunggu Valuasi Ulang

JAKARTA: Saham PT Golden Eagle Energy Tbk masih dalam status suspensi karena pihak bursa perlu mempertimbangkan kembali valuasi perusahaan setelah berganti lini bisnis ke bidang tambang.

JAKARTA: Saham PT Golden Eagle Energy Tbk masih dalam status suspensi karena pihak bursa perlu mempertimbangkan kembali valuasi perusahaan setelah berganti lini bisnis ke bidang tambang.

Direktur Pengawasan Bursa Efek Indonesia (BEI) Uriep Budhi Prasetyo mengatakan pihaknya belum dapat menentukan kapan suspensi saham itu dibuka.

"Kami masih menentukan valuasi, apakah harga saham yang naik itu wajar atau tidak," tuturnya kepada wartawan pada Jumat (14/9/2012).

Selain itu, pihak bursa juga masih menunggu laporan hasil paparan publik emiten itu yang diselenggarakan pada Kamis (13/9). Menurutnya, pihak bursa juga akan mempertimbangkan kajian dari para analis terkait valuasi perusahaan setelah berganti lini bisnis.

Saham emiten berkode SMMT ini masih disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia sejak 29 Agustus lalu. Penyebab suspensi adalah lonjakkan harga kumulatif sebesar 345,51% dari Rp780 pada 20 Juli 2012 menjadi Rp3.475 pada 28 Agustus 2012.

Perusahaan yang dulu bernama PT Eatertaiment International Tbk ini merupakan pemegang hak waralaba untuk restoran Papa Ron's Pizza dan Amigos. Sejak diakuisisi oleh Rajawali Corp, SMMT berkonsentrasi pada pertambangan batu bara dan akan melepas aset di kedua restoran tersebut.

SMMT kini telah mengakuisisi 2 konsesi tambang, salah satunya merupakan patungan dengan PT Pertambangan Batubara Bukit Asam di Kalimantan Timur. Selain itu, Golden Eagle juga memiliki konsesi di Sumatra Selatan yang diharapkan mulai beroperasi tahun depan. (msb)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : News Editor
Sumber : Hanum Kusuma Dewi

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper