Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pekan depan, rupiah masih tetap suram

 
News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 November 2011  |  18:31 WIB

 

JAKARTA: Rupiah masih akan dibayangi pelemahan pada pekan depan sejalan kondisi Eropa yang masih belum menemukan solusi komprehensif atas krisis utang. 
 
Data Bloomberg menunjukkan rupiah hari ini melemah 0,7% menjadi 9.058 per dolar pukul 16.30 WIB, setelah kemarin ditutup pada 8.993 per dolar. Rupiah sempat jatuh ke 9.200 per dolar pada perdagangan siang.
 
Sementara itu data kurs tengah Bank Indonsia (BI) menunjukkan rupiah menguat 93 poin menjadi 9.005 per dolar dibandikan kemarin.
 
Zulfirman Basir analis mata uang Monex Investindo Futures memperkiran rupiah dapat melemah ke kisaran 9.300—9.500 per dolar pekan depan mengingat beberapa agenda penting seperti pertemuan menteri keuangan Eropa Rabu mendatang. 
 
Pertemuan itu akan membahas permasalah terkini  di Eropa, jika tidak hasil yang signifikan bakal menenggelamkan euro lebih lanjut. Zulfirman mengatakan faktor eksternal adalah pendorong utama pelemahan rupiah.
 
“Besarnya kontribusi euro dalam keranjang 6 mata uang utama membuatnya sangat berpengaruh pada pergerakan dolar,” kata Zulfirman Basir. Penguatan dolar atas euro, katanya, akan sangat berpengaruh pada rupiah.
 
Dolar terus menguat terhadap mitra utamanya minggu ini karena investor menganggapnya sebagai aset paling aman di tengah kekhawatiran krisis utang kawasan euro akan memburuk. 
 
Euro turun terhadap dolar setelah sehari sebelumnya Kanselir Jerman Angela Merkel  mengindikasikan penolakan terhadap wacana penerbitan obligasi bersama zona Euro. “Dia juga menyerukan bank sentral Eropa menolak pembelian obligasi,” katanya. (23/arh)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top