Produk Hatten Bali (WINE) Diakui Internasional, Ada Rencana Ekspor?

Hatten Bali meraih penghargaan internasional namun fokus pada pasar domestik, berencana ekspansi di luar Bali tanpa rencana ekspor.
hatten bali, wine
hatten bali, wine

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten produsen wine lokal PT Hatten Bali Tbk. (WINE) optimistis dapat mencetak kinerja gemilang dan saat ini belum memiliki niat untuk melakukan ekspor terhadap sejumlah produk perseroan.

Posisi geografis perseroan di wilayah yang penuh dengan wisatawan mancanegara di Indonesia tetap disebut menjadi pundi-pundi utama pendapatan WINE walaupun produknya sudah diakui komunitas internasional.

WINE baru saja mencatat sejarah membanggakan di panggung internasional. Produsen wine asal Bali ini meraih sejumlah penghargaan bergengsi di dua ajang kompetisi wine terbesar dunia yaitu China Wine & Spirits Awards (CWSA) 2025 dan AWC Vienna Summer Tasting 2025. 

Pada ajang CWSA 2025, Hatten Wines sukses membawa pulang Medali Emas untuk varian-varian unggulan wine mereka yaitu Aga Red, Aga Rosé, Aga White, Jepun Sparkling Rosé, Pino de Bali, Sweet Alexandria, dan Tunjung Brut Sparkling. 

Namun, memiliki produk yang telah diakui komunitas internasional, rupanya tidak serta merta membuat WINE bergairah untuk melakukan ekspor. Direktur WINE Ketut Sumarwan menerangkan bahwa perseroan justru ingin memperbesar eksposurnya terhadap konsumen domestik di luar Bali. Pasalnya, saat ini sebanyak 88% penjualan WINE masih tersegmentasi di Bali.

“Selain itu, kekuatan kami memang berada di pasar domestik, yaitu kemampuan bersaing kami dalam harga dengan produk impor yang dikenakan bea masuk tinggi,” kata Ketut kepada Bisnis, dikutip Rabu (17/12/2025).

Adapun melansir Laporan Keuangan, penjualan WINE di Bali bahkan mencapai Rp190,05 miliar pada periode Januari–September 2025. Sebaliknya, penjualan di luar Bali hanya mencapai Rp25,52 miliar pada periode yang sama. Penjualan di luar Bali bahkan mengalami penyusutan 7,94% YoY pada periode ini.

Ke depan, WINE berencana kembali memperluas pasar domestik di luar Bali. Ketut menerangkan WINE telah memiliki rencana untuk membangun Cellar di Jakarta sebagai upaya memperkuat brand awareness kepada konsumen. Selain itu, rencana pembangunan ini juga diharapkan mampu mendekatkan produk WINE kepada customer.

“Strategi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan yang signifikan di pasar domestik, khususnya di luar Bali, sekaligus memperkuat posisi brand di seluruh Indonesia,” tambah Ketut.

Selain Jakarta, upaya memperbesar eksposur terhadap konsumen di daerah lain juga bakal dilakukan WINE melalui kerja sama dengan sub-distributor di daerah untuk menjangkau lebih banyak potential customer, seperti hotel, restoran, club, atau ritel.

Sebelumnya, Bisnis memberitakan bahwa Direktur Utama WINE Ida Bagus Rai Budarsa juga menerangkan bahwa saat ini perseroan masih akan fokus ke pasar dalam negeri ketimbang ekspor. Menurut Gus Rai, hal itu lantaran biaya ekspor yang cukup tinggi serta potensi pasar domestik yang sangat besar.

Sebagai produsen wine terbesar di pulau Dewata, WINE memiliki lahan tidak kurang dari 40 hektare di Buleleng. Produksi anggur dari lahan tersebut digunakan untuk membuat wine di pusat produksi Hatten berada di Sanur, Denpasar. Selain memiliki lahan sendiri, Hatten (WINE) juga menjalin kemitraan dengan banyak petani di Buleleng.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 
Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro