Alexander Ramlie Borong 229,9 Juta Saham Amman Mineral (AMMN) Rp1,85 Triliun

Alexander Ramlie membeli 229,9 juta saham AMMN senilai Rp1,85 triliun untuk penataan jaminan saham, meningkatkan kepemilikannya menjadi 0,462%.
Ibad Durrohman,Dionisio Damara Tonce
Kamis, 4 September 2025 | 14:02
Alexander Ramlie tercatat memborong 229,9 juta saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) dengan total nilai mencapai sekitar Rp1,85 triliun. Himawan L Nugraha
Alexander Ramlie tercatat memborong 229,9 juta saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) dengan total nilai mencapai sekitar Rp1,85 triliun. Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Komisaris PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) Alexander Ramlie tercatat memborong 229,89 juta saham AMMN dengan total nilai mencapai Rp1,85 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi, transaksi tersebut berlangsung dalam rentang 28 Agustus hingga 1 September 2025. Alexander membeli saham biasa perseroan dalam dua tahap, yakni 3,4 juta saham di harga Rp7.794 per saham serta 226,5 juta saham di harga Rp8.074 per saham. Dengan demikian, total dana yang digelontorkan mencapai sekitar Rp1,85 triliun.

“Tujuan dari transaksi untuk tujuan penataan kembali jaminan saham,” tulis Alexander dalam surat yang ditandatangani pada Rabu (3/9/2025).

Dengan pembelian ini, kepemilikan Alexander naik menjadi 335,30 juta saham AMMN atau 0,462% dari total saham beredar. Sebelumnya, dia menggenggam 105,40 juta saham atau setara 0,145%.

Menariknya, aksi borong ini dilakukan tak lama setelah Alexander sempat melepas saham dalam jumlah besar. Pada 26 Agustus 2025, ia menjual 282,99 juta saham AMMN di harga Rp8.075 per lembar dengan nilai transaksi Rp2,28 triliun.

Petinggi AMMN Kompak Jual Saham

Pada pemberitaan Bisnis sebelumnya, jajaran direksi PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) tercatat kompak melepas sebagian kepemilikan saham pada Agustus 2025. Total nilai transaksi dari tiga direktur perseroan mencapai Rp603,85 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi jual terbaru dilakukan oleh Irwin Ka Pui Wan selaku Direktur Amman Mineral.

Irwin diketahui melego 40 juta saham AMMN pada 12-15 Agustus 2025. Aksi tersebut dilakukan dengan harga rata-rata Rp8.595 per saham, sehingga nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp343,8 miliar.

Sebelum transaksi, Irwin tercatat menguasai 79,05 juta saham atau setara dengan 0,109% dari total saham dengan hak suara. Setelah penjualan, kepemilikannya menyusut menjadi 39,05 juta saham atau 0,054%.

Dalam laporannya, dia menjelaskan bahwa aksi jual tersebut dilakukan untuk tujuan investasi pribadi. Selain itu, seluruh saham yang dijual merupakan saham biasa, bukan saham dengan hak suara ganda.

“Tujuan dari transaksi adalah untuk tujuan investasi pribadi,” ujar Irwin dalam surat kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI, dikutip Senin (18/8/2025).

Sebelum Irwin, dua direktur Amman Mineral Internasional, yakni Naveen Chandra dan David Alexander Gibbs juga telah menjual sebagian sahamnya senilai total Rp260 miliar pada 7–8 Agustus 2025.

Naveen menjual 26 juta saham perusahaan pada 7 Agustus 2025 dengan harga Rp8.828 per saham, sehingga nilai transaksi mencapai Rp229,52 miliar.

Setelah transaksi, jumlah kepemilikan saham Naveen di dalam AMMN menyusut dari 79.056.600 (0,109%) menjadi 53.056.600 (0,073%) saham.

Sementara itu, David Alexander Gibbs yang juga menjabat Direktur AMMN menjual sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan pada 8 Agustus 2025.

Gibbs tercatat melepas 3.536.500 saham dengan harga Rp8.635 per saham, sehingga total nilai penjualan mencapai sekitar Rp30,53 miliar. Usai transaksi, jumlah saham milik Gibbs berkurang dari 11.536.500 saham menjadi 8.000.000 saham atau setara 0,011% dari total saham beredar AMMN.

Dengan demikian, nilai kumulatif penjualan saham oleh tiga direktur Amman Mineral selama Agustus 2025 tercatat mencapai Rp603,85 miliar.

Di lantai Bursa, saham AMMN tercatat terpantau turun 0,31% ke level Rp8.000 per lembar pada perdagangan hari ini, Kamis (4/9/2025) hingga pukul 13.36 WIB. Sepanjang tahun berjalan 2025, saham AMMN juga telah terkoreksi 5,60%.

______

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 
Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro