Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Optimisme ANTM, ARCI dan BRMS Saat Dibayangi Turunnya Harga Emas
Lihat Foto
Premium

Optimisme ANTM, ARCI dan BRMS Saat Dibayangi Turunnya Harga Emas

Sejumlah emiten emas masih tampak belum gentar meskipun harga komoditas logam mulia itu dibayangi oleh tren penurunan di masa depan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com
10 Oktober 2022 | 05:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah emiten pertambangan emas, masih menaruh harapan yang tinggi kepada komoditas logam mulia tersebut, kendati pergerakan harganya dibayangi oleh sejumlah sentimen.

Seperti dilaporkan oleh Bloomberg, harga emas Comex mengalami penurunan 0,67 persen secara harian ke US$1.709,30 per troy ounce pada penutupan perdagangan 7 Oktober 2022. Sementara itu, harga emas spot turun 1,03 persen kembali ke US$1.600-an, tepatnya ke US$1.694,82 per troy ounce.

Koreksi pada harga emas itu salah satunya disebabkan oleh laporan tenaga kerja AS yang lebih tinggi dari estimasi para analis.

Analis Monex Investindo Futures (MIFX) menyebutkan, kenaikan pada data non-farm employment change, berpeluang menopang dolar AS menguat, sehigga menekan turun harga emas.

“Tetapi pelaku pasar mungkin menghubungkan hasil non-farm tersebut dengan kebijakan moneter The Fed pada Oktober ini, sehingga hasil yang dirilis dapat berimbas berbeda terhadap harga emas,” tulis Analis MIFX dalam riset, dikutip Minggu (9/10/2022).

Beberapa pengamat ekonomi memprediksikan The Fed mungkin menahan kebijakan moneter agresif bila hasil data tenaga kerja yang dirilis jauh lebih tinggi dari ekspektasi, sehingga dapat menopang harga emas.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top