Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv
Historia Bisnis: Aliansi Kabel Laut Telkom Indonesia (TLKM) dan Pelepasan Saham Pemerintah
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis: Aliansi Kabel Laut Telkom Indonesia (TLKM) dan Pelepasan Saham Pemerintah

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menggandeng Communications Authority of Thailand (CAT) dan Singapore Telecommunications (SingTel) membangun jaringan kabel laut sepanjang 1.200 km, di saat pemerintah melepas 3 persen saham perseroan.
Reni Lestari & Annisa K Saumi
Reni Lestari & Annisa K Saumi - Bisnis.com
12 Mei 2022 | 16:35 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. membentuk aliansi kabel laut dengan Singapura dan Thailand. Pada saat bersamaan, pemerintah melepas 3 persen sahamnya melalui international placement untuk mengisi kas APBN.

Pada halaman muka harian Bisnis Indonesia edisi 14 Mei 2002, diberitakan bahwa emiten dengan kode saham TLKM itu menggandeng Communications Authority of Thailand (CAT) dan Singapore Telecommunications (SingTel) untuk membangun jaringan kabel optik bawah laut dari Batam ke Songkhla, Thailand sepanjang 1.200 km.

Direktur Utama Telkom saat itu, Muhammad Nazief tidak bersedia menyebutkan besarnya nilai investasi pembangunan kabel jaringan bawah laut tersebut. Namun, sumber Bisnis di Telkom mengatakan proyek tersebut diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar US$10 miliar.

"Dana investasi itu akan digotong bersama-sama atau dengan pola sharing investasi," ujar sumber Bisnis tersebut, dikutip Rabu (12/5/2022).

Nazief juga mengatakan kerja sama pembangunan jaringan telekomunikasi di kawasan Asean itu juga melibatkan operator telekomunikasi Malaysia. Pembangunan jaringan telekomunikasi berantai itu secepatnya perlu direalisasikan untuk menunjang pelaksanaan Asean Free Trade Area atau AFTA.

Adapun, Kristianto, Direktur Perencanaan dan Teknologi Telkom saat itu menambahkan jaringan telekomunikasi di empat negara itu dijadwalkan selesai pada 2003. Kapasitas tinggi pada jaringan telekomunikasi itu dibidik untuk mengimbangi permintaan bandwidth yang semakin besar di Indonesia.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana
Berlangganan Sekarang
back to top To top