Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Investor saham yang dijuluki Warren Buffet Indonesia Lo Kheng Hong memaparkan materinya pada acara Mega Talkshow Investasi 2020 di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/3/2020). Bisnis - Rachman
Lihat Foto
Premium

Tarik Ulur Lo Kheng Hong di Saham Petrosea (PTRO)

Setelah lama mematung, dalam sepekan terakhir terdapat perubahan porsi portofolio Lo Kheng Hong di saham Petrosea (PTRO).
Annisa K Saumi, M Nurhadi Pratomo & Herdanang A Fauzan
Annisa K Saumi, M Nurhadi Pratomo & Herdanang A Fauzan - Bisnis.com
28 April 2022 | 13:58 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Setelah minim pergerakan sejak November 2020, investor senior Lo Kheng Hong akhirnya mengutak-atik portofolio saham miliknya di PT Petrosea Tbk. (PTRO). Tarik ulur terindikasi dilakukan Pak Lo sejak pertengahan bulan.

Pada penutupan 19 April 2021, misal, kepemilikan Lo Kheng Hong di PTRO berkurang 516.300 lembar atau 0,05 persen. Pergerakan ini terindikasi bikin pasar sempat ikut bereaksi, yang tercermin dari tren koreksi harga saham PTRO hingga hampir sepekan pasca-transaksi tersebut.

Menariknya, di tengah koreksi tersebut, tiba-tiba Pak Lo melakukan aksi pembelian. Berdasarkan dokumen KSEI, sosok yang kerap dijuluki Warren Buffett versi Indonesia itu melakukan sejumlah aksi beli pada pada Selasa (26/4) kemarin, tepat sepekan sejak melakukan divestasi minor. Ini terlihat dari adanya penambahan kepemilikan sebanyak 125.700 lembar atau 0,01 persen per penutupan perdagangan hari tersebut.

Dua aksi tersebut memang bikin porsi kepemilikan Pak Lo akhirnya menyusut dari 15,01 persen jadi 14,97 persen. Namun, langkah ini sebenarnya bukan hal yang merugikan dalam konteks posisi Pak Lo sebagai value investor.

Sebagai gambaran, pada hari ketika Pak Lo melakukan divestasi minor, saham PTRO cenderung berada di harga tinggi dengan posisi penutupan Rp2.960. Sementara itu, pembelian sepekan sesudahnya dilakukan pada estimasi harga lebih rendah, yang tercermin dari posisi penutupan di level Rp2.820 per saham.

Artinya, transaksi-transaksi tersebut terindikasi menurunkan harga beli rata-rata (average down) Pak Lo di saham PTRO.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Berlangganan Sekarang
Berbagai metode pembayaran yang dapat Anda pilih:
  • visa
  • mastercard
  • amex
  • JCB
  • QRIS
  • gopay
  • bank transfer
  • ovo
  • dana

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top