Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Sejumlah kapal tongkang pengangkut batubara melakukan bongkar muatan di perairan Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (19/7/2021). Kementerian ESDM menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) Juli 2021 menjadi US115,35 per ton atau mengalami kenaikan US15,02 per ton dari US100,33 per ton pada bulan Juni 2021. - ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Lihat Foto
Premium

Peringatan Moody’s untuk Korporasi Batu Bara Indonesia

Ancaman kesulitan membayar obligasi jatuh tempo membayangi perusahaan batu bara nasional, di tengah mengetatnya arus pinjaman perbankan ke sektor tersebut.
Yustinus Andri, Mutiara Nabila & Aprianto Cahyo Nugroho
Yustinus Andri, Mutiara Nabila & Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com
26 November 2021 | 16:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan penambang batu bara diperkirakan mendapatkan sentimen negatif dari sisi finansial seiring mengetatnya aturan terkait dengan pembiayaan ke sektor tersebut.

Meningkatnya kebijakan global untuk mengarah ke penggunaan energi bersih, memaksa komoditas seperti batu bara mulai ditinggalkan. Begitu pula pendanaan untuk sektor terkait dengan penambangan dan penggunaan komoditas itu.

Indonesia sebagai salah satu produsen utama batu bara di dunia, mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya lembaga pemeringkat kredit global Moody’s.

Dalam laporan terbaru Moody's Investors Service, perusahaan penambang batu bara di Indonesia terancam menghadapi kekurangan pendanaan di masa depan. Hal itu tak lepas dari langkah perbankan global dan domestik, serta investor obligasi yang makin selektif untuk menyalurkan dana ke sektor batu bara.

"Bank domestik Indonesia memasukkan pertimbangan lingkungan, sosial, tata kelola (ESG) ke dalam praktik manajemen risiko mereka dengan persyaratan bahwa peminjam mengadopsi langkah-langkah transisi karbon," kata Tengfu Li, analis Moody.

Oleh karena itu, lanjutnya, perbankan domestik akan semakin selektif dalam menyalurkan kredit ke sektor batu bara.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

BisnisRegional

To top